CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup mata jika dugaan kebocoran gas di PT Vopax terbukti akibat kelalaian atau kesalahan prosedur.
“Kalau memang ada kesalahan, atau mungkin human error, tentu akan kita proses sesuai ketentuan,” tegas Robinsar.
Saat turun langsung ke lokasi, Robinsar menilai kondisi sudah relatif aman dan tidak terlihat adanya reaksi lanjutan dari kebocoran gas. Meski begitu, dampak terhadap warga tetap menjadi perhatian serius.
“Tadi saya turun ke lapangan sudah tidak ada reaksi apa pun, tapi dampaknya ada. Beberapa masyarakat mengeluhkan sesak napas,” ujarnya.
Robinsar menegaskan bahwa PT Vopax harus segera mengambil langkah nyata dengan menemui warga terdampak secara langsung.
“Saya minta PT Vopax segera turun ke masyarakat. Keselamatan warga harus jadi prioritas,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banten, kejadian dugaan kebocoran gas di PT Vopax bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah pernah terjadi sebelumnya.
Editor: Mastur Huda











