PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah Sopir Truk Fuso membawa muatan dari PT Cemindo Gemilang, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak menuju Ciwandan, Kota Cilegon menginap semalam di jalan Nasional Pandeglang-Labuan.
Sejumlah sopir Truk Fuso terpaksa menginap karena tidak dapat melintasi jalan longsor pas tikungan antara Kananga dan Cipancur, Kampung Karangmulya, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.
Salah satu sopir Truk Fuso dari PT Cemindo Gemilang, Angga mengaku, sudah satu hari satu malam kendaraannya tak bergerak.
“Dari pagi kemarin (Rabu, 4 Februari 2026) hingga sekarang ini (Kamis, 5 Februari 2026) saya gak bisa jalan. Karena tak bisa melintasi jalan yang longsor,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 5 Februari 2026.
Kendaraannya tidak dapat melintas karena bermuatan bahan baku penuh untuk dibawa ke Ciwandan, Kota Cilegon. Jadi untuk sementara masih bertahan sampai penanganan jalan nasional selesai.
“Untuk sementara kita masih bertahan. Dan ini juga tengah menunggu perintah bos, apa lanjut menginap apa putar arah mencari jalur alternatif,” katanya.
Saat ini, ia hanya bisa menunggu perintah dari bosnya. Ketika memang harus nyari jalur alternatif sementara ini akses jalan yang aman hanya melalui jalur ini.
“Kalau misalkan melalui jalur AMD Lintas Timur Pandeglang juga khawatir tak kuat menanjak saat melewati tanjakan Kadubanen. Terus putar balik melalui jalan Banjarsari, Lebak juga sama terdapat akses jalan longsor jadi untuk saat ini ya bertahan di sini dulu,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











