SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Menjelang bulan suci ramadan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Salah satunya ialah harga daging ayam mulai merangkak naik.
Kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak tiga hari terakhir karena tingginya permintaan dari masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, untuk harga ayam mulai mengalami peningkatan di tiga hari terakhir.
Berdasarkan hasil pemantauan di dua pasar yakni Pasar Petir dan Pasar Baros, harga daging ayam mulai mengalami kenaikan dari semula di harga Rp35 ribu kini naik menjadi Rp38 ribu.
“Bahkan mungkin ada juga yang sudah menyentuh Rp40 ribu,” katanya, Jumat 13 Februari 2026.
Titi mengungkapkan, melonjaknya harga daging ayam diakibatkan karena permintaan jelang bulan ramadhan yang mengalami lonjakan yang signifikan.
“Permintaan rumah tangganya sedang meningkat. Jadi karena mekanisme pasar, harganya meningkat. Biasanya menjelang puasa, ibu rumah tangga menyiapkan kebutuhan untuk kebutuhan ramadan,” ujarnya.
Titi mengaku, untuk pasokan daging ayam selama ini masih sangat aman. Sehingga biasanya, harga akan berangsur-angsur normal kembali pada saat H+2 bulan ramadan.
Selain daging ayam, lanjut tit, ada sejumlah bahan kebutuhan pokok juga yang naik, mulai dari cabe rawit merah, dari Rp50 ribu menjadi Rp85 ribu, cabe merah besar dari Rp30 ribu menjadi 40 ribu.
“Lalu daging sapi tetelan dari Rp60 menjadi Rp70 ribu, bawang merah dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu, cabe rawit hijau dari Rp50 ribu menjadi Rp55 ribu,” ujarnya.
Sementara itu, untuk harga daging sapi, memang sudah mengalami kenaikan sejak dua bulan terakhir yakni di angka Rp140 ribu.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga, pihaknya mengaku akan menggelar operasi pasar dan bazar murah yang dilaksanakan di tujuh titik. “Dua titik sudah kita laksanakan yakni di Carenang dan di tenis indoor,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











