SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Desa (Pemdes) Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang membudidayakan domba Garut untuk program ketahanan pangan tahun 2025.
Dalam program tersebut, Pemdes melibatkan masyarakat sekitar untuk merawat dan membesarkan dengan skema bagi hasil.
Kepala Desa Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, Nano Bayu Laksono, mengatakan pada tahun 2025 lalu pihaknya telah menganggarkan 20 persen dana desa untuk program ketahanan pangan yakni ternak kambing.
“Ini dikelola oleh BUMDes yakni Suka Karya Mandiri Desa Sukasari. Kami memilih ternak kambing karena sebagai upaya mengakomodir aspirasi para peternak yang ada di desa,” katanya, Selasa 17 Februari 2026.
Tak hanya itu, lanjut Nano, pihaknya juga sengaja memilih budidaya kambing lantaran sumber daya untuk makanan kambing sangat berlimpah.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berani melakukan budidaya kambing lantaran sebelumnya sudah mendapatkan bantuan dari provinsi Banten untuk program serupa dan berhasil.
“Dapat hibah dulu delapan ekor dari Provinsi setelah dua tahun itu menghasilkan 22 ekor,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada sebanyak 25 kambing yang dipelihara oleh 5 kelompok. Dimana per kelompoknya mengelola 5 ekor domba Garut yakni satu pejantan dan empat betina.
“Ada lima kandang di satu hamparan. Masing-masing kandang diisi 5 ekor kambing. Per kandangnya itu diurus oleh peternak yang berbeda,” ujarnya.
Nano mengatakan, pihaknya menerapkan sistem bagi hasil atas budidaya kambing yang dilaksanakan. “Misal anaknya ada empat ekor, itu dibagi dua dengan yang mengurus,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











