SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mendesak pengelola jalan Tol Serang-Panimbang agar segera merealisasikan pembangunan gedung SDN Inpres Cikeusal yang terdampak akibat pembangunan tol.
Pembangunan diharapkan bisa selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai sehingga anak-anak bisa segera menikmati gedung kelas baru sehingga proses pembelajaran bisa dilakukan aman dan nyaman.
Anggota komisi II DPRD Kabupaten Serang, Medi Subandi, mengatakan relokasi gedung SDN Inpres Cikeusal menjadi salah agenda prioritas yang harus terealisasi di tahun ini.
Pasalnya, persoalan ini sudah terlalu berlarut bahkan kondisi gedung kelas banyak yang rusak sehingga mengancam keselamatan para siswa.
“Kami mendorong agar segera diselesaikan. Kalau memang sudah ada surat pelepasan haknya, kenapa tidak segera dilakukan pembangunan,” katanya, Kamis 19 Februari 2026.
Medi mengatakan, proses relokasi SDN Inpres Cikeusal tak boleh lagi nyebrang tahun. Pasalnya, kondisi gedung kelas yang rusak sehingga mengkhawatirkan sekaligus mengurangi kenyamanan anak-anak saat proses pembelajaran.
“Anak-anak juga sudah merasa tidak nyaman karena kondisi gedung kelas yang rusak. Sehingga harus segera dibangun kalau memang SPH nya sudah ada,” ujarnya.
Politisi partai Golkar itu mengaku, akan segera berkoordinasi dengan pimpinan Komisi II dan dinas terkait untuk memastikan progres pembangunan gedung SDN Inpres Cikeusal sampai sejauh mana.
“Kita akan pastikan, kalau memang ini sedang dikawal dan dalam waktu dekat akan ada pembangunan maka kami akan berikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Dindik,” ujarnya.
Medi mengaku, saat ini proses belajar mengajar masih berlangsung di sekolah lama. Menurutnya, relokasi sementara sangat tidak mungkin dilakukan karena lokasi untuk relokasi sementara cukup jauh.
“Kalau dicarikan tempat yang dekat SD yang lama, juga tidak ada banguna yang layak untuk pembelajaran,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











