PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kawasan Situs Makam Syekh Asnawi Caringin di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, akan direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Revitalisasi dilakukan untuk memperbaiki dan menata kawasan makam ulama besar asal Banten tersebut agar lebih layak dan nyaman bagi para peziarah.
Syekh Asnawi merupakan ulama yang lahir di Kampung Caringin, Labuan, Banten sekitar tahun 1850 Masehi. Ia dikenal sebagai ulama sekaligus pejuang kemerdekaan yang dijuluki Ulama Pendekar serta menjadi tokoh sentral dalam perlawanan terhadap kolonial Belanda di wilayah Labuan dan sekitarnya.
Dalam perjuangannya, Syekh Asnawi membentuk Laskar Mujahidin dan menggalang kekuatan para jawara untuk melawan penjajah Belanda.
Namun saat ini, kondisi area Situs Makam Syekh Asnawi dinilai kurang terawat. Beberapa bagian bangunan terlihat mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan penataan dan perbaikan.
Wacana revitalisasi tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah.
Menurut Dimyati, selama ini Situs Makam Syekh Asnawi Caringin menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah.
“Revitalisasi direncanakan agar akses, kenyamanan, dan fasilitas peziarah lebih tertata dan layak. Saya juga sebenarnya keturunan Caringin, jadi saya ingin merevitalisasi,” katanya, kemarin.
Dimyati mengatakan, proses revitalisasi akan dibiayai oleh Pemprov Banten. Namun ia mengingatkan agar tidak terjadi konflik di masyarakat terkait rencana pembangunan tersebut.
“Kalau ribut, enggak akan kita bangun. Kalau akur kita akan perbaiki. Supaya untuk kepentingan jemaah dan masyarakat. Ditambah lagi ini tempat karuhun Syekh Asnawi, jadi betul-betul kita mahabbah. Insyaallah keluarga Syekh juga akur dan kompak,” ujarnya.
Ia menegaskan, jangan sampai terjadi konflik saat rencana revitalisasi akan dilakukan. Pasalnya, kawasan makam kerap menjadi sumber penghasilan bagi sebagian pihak.
“Rata-rata ini biasanya ada yang meributkan karena ini kan ladang penghasilan. Padahal para jemaah yang ziarah juga ingin nyaman,” katanya.
Sementara itu, warga Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Jajang menyambut baik rencana revitalisasi Situs Makam Syekh Asnawi.
“Memang sudah saatnya direvitalisasi untuk menghilangkan kesan kumuh sekaligus meningkatkan kenyamanan para peziarah,” katanya.
Menurutnya, revitalisasi juga penting untuk perbaikan dan penataan kawasan agar lebih tertib dan rapi.
“Situs makam ini merupakan destinasi religi yang sangat populer dan tidak pernah sepi peziarah. Namun lokasinya yang berada di pinggir pantai membuatnya rentan terhadap dampak lingkungan sehingga memerlukan pemeliharaan,” ujarnya.
Reporter: Purnama Irawan











