SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bukit Cariang yang berada di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, menjadi salah satu alternatif wisata saat libur Idul Fitri 2026 di Kabupaten Serang.
Bahkan, pada momen hari pertama libur Idul Fitri ada sekitar 600 lebih wisatawan yang berkunjung ke Bukit Cariang.
Ketua Pokdarwis Sinar Rawa Danau, Jenal, mengatakan pada momen libur pertama Idul Fitri tingkat kunjungan wisata di Bukit Cariang lebih dari 600 wisatawan yang datang.
“Alhamdulilah di hari pertama ada lebih dari 600 wisatawan yang datang, paling banyak berasal dari wisatawan lokal seperti dari Cilegon, Serang dan sekitarnya,” katanya, Senin 23 Maret 2026.
Ia mengatakan, pada momen libur Idul Fitri tahun ini, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 1.000 orang per harinya. Menurutnya, biasanya pada hari ke dua dan ke tiga akan mengalami peningkatan kunjungan.
“Bahkan untuk di malam ini ada juga wisatawan yang berkemah di Bukit Cariang. Kita menyediakan tenda dan perlengkapan kemah lainnya, jadi nanti wisatawan tinggal datang dan menyesuaikan apakah ingin full atau hanya sewa tenda saja,” ujarnya.
Jenal mengungkapkan, untuk wisatawan yang ingin berlibur ke Bukit Cariang, biaya tiketnya sangat murah sekali yakni sebesar Rp2.000 rupiah per orang dan tidak ada biaya parkir.
Lalu untuk wisatawan yang ingin berkemah juga sangat terjangkau. Biaya sewa mulai dari Rp100 sampai Rp200 ribu per malamnya tergantung dengan kebutuhan wisatawan. Bahkan, tidak ada biaya lainnya yang dikenakan kepada para wisatawan.
“Kalau tenda saja Rp100 ribu, kalau ditambah kasur RPp120 ribu kalau full dengan fasilitas kemah seperti kompor dan lain sebagainya biayanya Rp200 ribu per tenda. Jadi tidak usah ribet-ribet bawa dari rumah,” ujarnya.
Wisatawan yang juga ingin berkemah bisa membawa tenda sendiri. Biaya yang dikenakan ialah Rp70 ribu per malam. Selain itu ada pula biaya lain yang dikenakan yakni tiket masuk sebesar Rp2 ribu, toilet per malam Rp20 ribu serta listrik untuk cas HP Rp5 ribu.
“Hitungannya hampir sama saja, kita berupaya agar para wisatawan bisa menggunakan tenda-tenda yang kita miliki terlebih dahulu,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











