• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Hasil Uji DLH: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang Tercemar Ringan hingga Sedang

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 20 Juli 2026 13:10
in Berita Utama, Kabupaten Serang
Hasil Uji DLH: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang Tercemar Ringan hingga Sedang

Air Sungai Ciujung di Tirtayasa, Kabupaten Serang menghitam.

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang menyatakan Sungai Ciujung mengalami pencemaran dengan kategori ringan hingga sedang. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan hasil pengujian kualitas air di lima titik yang mewakili wilayah hulu hingga hilir sungai.

Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLH Kabupaten Serang, Muas Sisul Haq, mengatakan pengambilan sampel dilakukan di Bendungan Pamarayan, Jembatan Panosogan, Kragilan, Jembatan Jongjing, Kecamatan Tirtayasa, serta Desa Puser.

RelatedPosts

mutasi kepala sekolah Banten

Ratusan Kepala Sekolah di Banten Bakal Dimutasi, Ditarget Rampung Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 12:28
1.000 santri Tangsel

1.000 Santri Ikuti Apel Hari Santri di Tangsel

Kamis, 22 Oktober 2026 12:21
Hari santri nasional

Pemkab Tangerang Ajak Santri Berperan Aktif Wujudkan Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 12:15
kampung BAZNAS

Program Kampung BAZNAS 2026, Puluhan Rumah di Pancanegara Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 11:24

“Lokasi pengambilan sampel mewakili tiga kategori, yaitu daerah hulu sebelum adanya industri, kawasan yang diduga menjadi sumber pencemaran di Kragilan, serta wilayah setelah kawasan industri di Jongjing dan Desa Puser,” katanya, Jumat 17 Juli 2026.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, pencemaran sudah terdeteksi sejak titik hulu. Namun, karakteristik pencemarannya berbeda dengan yang ditemukan di kawasan industri dan hilir sungai.

Di wilayah hulu, air Sungai Ciujung berwarna cokelat kekuningan yang masih merupakan karakter alami sungai. Namun, kadar Total Suspended Solids (TSS) mencapai 379 mg/liter atau jauh di atas baku mutu sebesar 50 mg/liter. Tingginya TSS menunjukkan banyaknya material padat seperti tanah, lumpur, dan pasir yang tersuspensi di dalam air sehingga menyebabkan kekeruhan.

“Biasanya kondisi seperti ini dipengaruhi aktivitas pembukaan lahan di daerah hulu,” ujarnya.

Sementara itu, di wilayah Kragilan hingga Tirtayasa, kondisi air berubah menjadi lebih keruh dan menghitam. Hasil pengujian juga menunjukkan sejumlah parameter kualitas air telah melampaui baku mutu yang mengindikasikan adanya dugaan pencemaran dari limbah industri maupun limbah domestik.

Di titik Kragilan, terdapat tiga parameter yang melebihi baku mutu, yakni TSS sebesar 89 mg/liter, Dissolved Oxygen (DO) atau oksigen terlarut sebesar 3,3 mg/liter dari batas minimal 4 mg/liter, serta Biological Oxygen Demand (BOD) sebesar 4,8 mg/liter dari batas maksimal 3 mg/liter.

Sementara di titik Jongjing, terdapat tiga parameter lain yang juga melampaui baku mutu. Total Dissolved Solids (TDS) mencapai 1.597 mg/liter dari ambang batas 1.000 mg/liter. Nilai BOD tercatat sebesar 7,5 mg/liter, sedangkan DO hanya 2,8 mg/liter.

“Dari hasil pengujian tersebut, Sungai Ciujung masuk kategori tercemar mulai dari ringan hingga sedang. Bahkan di titik awal pengujian kualitas airnya sudah masuk kategori tercemar ringan,” tegasnya.

Selain menguji kualitas air Sungai Ciujung, DLH juga mengambil sampel dari outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik tiga perusahaan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung, yakni PT Indah Kiat, PT Cipta Paperia, dan PT Intercipta. Namun, hasil pengujian terhadap sampel limbah perusahaan tersebut masih menunggu proses laboratorium.

“Hasilnya belum keluar. Nanti akan disampaikan oleh bidang pengawasan,” katanya.

Muas menjelaskan, Sungai Ciujung merupakan sungai kelas II yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk perikanan, peternakan, pertanian, hingga kegiatan wisata air. Namun, kondisi kualitas air saat ini dinilai belum memenuhi persyaratan untuk berbagai peruntukan tersebut.

“Melihat kondisinya sekarang, kami tidak menyarankan sungai ini dimanfaatkan untuk aktivitas tersebut karena kualitas airnya belum memenuhi baku mutu,” ujarnya.

Meski demikian, DLH belum dapat memastikan pihak yang menjadi penyebab pencemaran Sungai Ciujung. Menurutnya, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui sumber pencemar berdasarkan karakteristik limbah masing-masing industri.

“Kami harus mengetahui karakteristik limbah setiap industri dan mencocokkannya dengan dokumen lingkungan yang dimiliki. Secara umum sumber pencemaran berasal dari limbah domestik dan limbah industri,” katanya.

DLH memastikan akan kembali melakukan pemantauan apabila kondisi Sungai Ciujung semakin memburuk.

Sebagai upaya mengurangi beban pencemaran, Pemerintah Kabupaten Serang kini mewajibkan perusahaan baru maupun industri yang melakukan perluasan usaha untuk tidak membuang limbah ke badan Sungai Ciujung melalui penerapan Persetujuan Teknis (Pertek).

“Saat mengajukan Persetujuan Teknis ke DLH, kami sudah tidak mengizinkan pembuangan limbah langsung ke badan air. Ini merupakan upaya untuk mengurangi beban pencemaran yang masuk ke Sungai Ciujung,” pungkasnya.

Editor: Mastur Huda

Tags: ciujung menghitamkabupaten serangpencemaran sungai ciujungsungai ciujung tercemar
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Disnakertrans Kota Serang Buka Peluang Magang Gratis ke Jepang

Next Post

Program Magang Gratis ke Jepang Dibuka, Warga Kota Serang Berpeluang Lolos Tanpa Batas Kuota

Next Post
Disnakertrans Kota Serang Buka Peluang Magang Gratis ke Jepang

Program Magang Gratis ke Jepang Dibuka, Warga Kota Serang Berpeluang Lolos Tanpa Batas Kuota

bus listrik Kota Serang

Mesra Keliling Kota Serang, Budi Rustandi dan Arfina Jajal Bus Listrik Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 09:49
OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

Rabu, 21 Oktober 2026 13:57
Pilkades serentak Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Siapkan Regulasi Pilkades Serentak 2027, Sebanyak 153 Kades Akhiri Masa Jabatan

Rabu, 21 Oktober 2026 13:30
Sertijab Polda Banten

Dilantik Kapolda Banten, AKBP Muhammad Fauzan Syahrir Resmi Menjabat Direktur Reskrimum

Selasa, 20 Oktober 2026 07:37
Cuaca Banten

Prakiraan Cuaca Banten Kamis 22 Oktober, Enam Daerah Berpotensi Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 06:00
OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

Rabu, 21 Oktober 2026 13:48
Kebakaran landa rumah makan di tempat sembako di Sepatan

Kebakaran Landa Dapoer Kharisma di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp8 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 20:13

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

mutasi kepala sekolah Banten

Ratusan Kepala Sekolah di Banten Bakal Dimutasi, Ditarget Rampung Akhir Oktober

by Yusuf Permana
Kamis, 22 Oktober 2026 12:28
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana memutasi lebih dari 120 kepala sekolah (kepsek). Penataan tersebut dilakukan untuk mendekatkan...

1.000 santri Tangsel

1.000 Santri Ikuti Apel Hari Santri di Tangsel

by Syaiful Adha
Kamis, 22 Oktober 2026 12:21
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Sekitar 1.000 santri dari berbagai pondok pesantren mengikuti Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Pusat Pemerintahan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.