SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Serang di Kecamatan Mancak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus menjaring bibit-bibit muda potensial untuk meningkatkan prestasi pada ajang MTQ tingkat Provinsi Banten.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengapresiasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Serang dan panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQ dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama dalam membina para qari dan qariah.
“Ini adalah kerja panjang dan merupakan bagian dari proses pembinaan para qari, qariah, dan seluruh peserta,” katanya, Selasa, 21 Juli 2026.
Najib mengatakan, pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten sebelumnya, Kabupaten Serang berhasil meraih peringkat ketiga. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
Ia berharap proses pembinaan yang dilakukan secara berjenjang sejak tingkat kecamatan mampu meningkatkan prestasi Kabupaten Serang pada MTQ Provinsi Banten di masa mendatang.
“Kita belum puas. Ini akan menjadi langkah awal bahwa pembinaan akan terus berlanjut di semua zona, termasuk kecamatan. Nantinya perjuangan akan terus dilakukan. Cabang yang masih lemah akan mendapatkan pembinaan khusus dengan melibatkan para ahli,” tegasnya.
Najib menegaskan, pelaksanaan MTQ Kabupaten Serang bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjaring bibit-bibit muda potensial yang akan dibina secara berkelanjutan.
“MTQ bukan hanya sampai juara, tetapi bisa menjaring bibit baru dari kecamatan untuk pembinaan jangka panjang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, mengatakan pelaksanaan MTQ sengaja digelar lebih awal setelah MTQ Provinsi Banten. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembinaan di masing-masing kecamatan dapat dimulai lebih cepat.
“Manfaatnya luar biasa. Kemarin di bidang tilawah, dengan adanya sistem zonasi, seluruh peserta dari Kabupaten Serang mampu menguasai cabang tersebut dan semuanya masuk final,” ujarnya.
Budi mengakui, kelemahan kafilah Kabupaten Serang pada MTQ Provinsi Banten masih berada di cabang kaligrafi sehingga memengaruhi perolehan peringkat.
“Insya Allah kita akan menyekolahkan putra-putri terbaik. Kami berkomitmen bersama dewan hakim nasional untuk melakukan pembinaan di bidang kaligrafi,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria









