LEBAK – Dalam menunjang Kabupaten Lebak sebagai kabupaten layak anak, Pemkab Lebak membuat terobosan program-program untuk menjaga keselamatan dan memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin untuk para anak-anak dalam mendapatkan hak-haknya. Salah satu program tersebut, Pemkab Lebak meluncurkan sekaligus meresmikan angkutan umum ramah atau layak anak.
“Angkutan ini kita luncurkan untuk menjaga keselamatan anak-anak sebelum dan sesudah pulang sekolah. Dan para sopir pun kita berikan pemahaman cara menaikkan dan menurunkan para anak yang benar, seperti turun menggunakan kaki kiri,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Tajudin Yamin kepada Radar Banten Online, Jumat (17/11).
Selain itu menurutnya, para sopir juga tidak boleh merokok selagi membawa penumpang ibu hamil serta anak-anak, dan tidak memutar musik keras-keras. Untuk saat ini angkot layak anak baru tersedia di trayek Rangkasbitung – Pasir Ona dan sebaliknya.
Sementara itu, Bupati Lebak Oti Octavia Jayabaya mengatakan, rencananya angkot layak anak tersebut akan ada di semua trayek di Kabupaten Lebak. Agar anak-anak dapat mendapatkan pelayanan yang terbaik dan terpenuhi hak-haknya.
“Kita akan rencanakan angkutan ramah anak ini akan ada di semua trayek di daerah Kabupaten Lebak. Selain itu, yang paling terpenting pendidikan adalah ada di keluarga,” katanya. (Omat/twokhe@gmail.com)









