CILEGON – Peristiwa kebakaran terjadi di awal tahun 2018, Kamis (4/1), di Kota Cilegon. Korbannya Kantor Dinas Pendidikan (Dindik). Beruntung api dapat dipadamkan sebelum sijago merah menjalar lebih luas lagi.
Namun sayangnya aula di Dindik Cilegon beserta benda di dalamnya tak terselamatkan, hangus dilalap api. Akibat kejadian ini kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Dindik Kota Cilegon, Muhtar Gojali mengatakan kebakaran berlangsung sekira jam 03.30 dini hari tadi. Dugaan sementara diakibatkan konsleting arus listrik. “Sebelum diketahui penjaga kantor mencium bau sangit,” ujarnya.
Kata Muhtar, setelah diketahui terjadi kebakaran, pihaknya segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon untuk meminta bantuan pemadam. Sehingga kobaran api dapat cepat dijinakan dan tidak menjalar ke ruangan lainnya.
“Penjaga kantor tidak sempat menggunakan Alat Pemadam Kebakaran (Apar), api keburu membesar. Langsung menghubungi damkar, dengan 3 unit mobil damkar api dapat di padamkan dalam 1 jam,” ucapnya.
Muhtar menjelaskan sejumlah alat elektronik, bangku dan properti yang berada di aula itu terbakar. Namun ia meyakinkan tidak ada dukumen penting yang turut menjadi korban. “Bila dihitung kasarnya sekitar 200-300 juta rupiah kerugiannya, ada banyak alat yang ikut hangus,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









