PANDEGLANG – Terminal Cadasari yang berlokasi di Desa/Kecamatan Cadasari mulai dioperasikan pada Jumat (17/8). Dengan dioperasikannya terminal tipe C itu, diharapkan bisa mengatasi kesemrawutan akibat banyaknya angkutan umum yang mangkal sembarangan di sekitaran Kecamatan Cadasari.
“Intinya, supaya kita bisa mengatasi semrawutnya angkutan umum yang mangkal sembarangan, sekaligus untuk mengakomodasi angkutan dari Kabupaten Serang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang Dadan Tafif Danial di Terminal Cadasari, kemarin.
Diketahui, pengerjaan Terminal Cadasari dilakukan oleh CV Trikasa Media Konsultan dengan nomor kontrak 523/49-017/122/PPK-SPK/Dishub /IX/2017 dan dilakukan selama 70 hari kalender, dimulai sejak 11 Oktober sampai 19 Desember 2017, dengan total anggaran sebesar Rp1,645 miliar dari APBD Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2017.
Menurut Dadan, selain untuk mengatasi kesemrawutan, lanjutnya, keberadaan Terminal Cadasari juga bisa memudahkan masyarakat. “Kemudian kita kita juga membuat rute agar mobil jurusan Nanggor-Pandeglang nanti kan bisa diakomodasi di sana, itu akan sangat memudahkan masyarakat mencari angkutan untuk bepergian atau belanja. Kita berdayakan sekarang karena kita sudah menyiapkan terminal di Cadasari. Kalau masih ada mobil angkot yang mangkal di luar terminal akan kita dorong. Kalau mereka tidak mau masuk, mau enggak mau kita berikan tilang,” katanya.
Dadan mengaku, Dishub Kabupaten Pandeglang telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Serang dan Pemprov Banten mengenai trayek di terminal Cadasari tersebut. “Terminal ini hanya memotong angkutan umum yang dari Serang agar tidak langsung masuk ke wilayah Kota Pandeglang. Kita sudah koordinasi dengan Kabupaten Serang sejak awal, bahkan sejak tahun 2017. Kita juga sudah membahas dengan Dishub Provinsi Banten dan Kabupaten Serang agar tidak menimbulkan persoalan,” katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin mengatakan, pengoperasian Terminal Cadasari merupakan salah satu upaya Pemkab Pandeglang dalam meningkatkan PAD dan memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat.
“PAD itu jelas ada. Untuk besarannya, saya juga kurang tahu. Tetapi, dengan adanya terminal di sana tentunya bisa memudahkan masyarakat dan mengatasi kesemrawutan angkutan di wilayah Cadasari karena banyak mobil yang biasa ngetem sembarangan di sekitar Pasar Cadasari,” katanya. (dib/zis/ira)










