PANDEGLANG – Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pandeglang sejak tiga bulan terakhir mendapat perhatian serius Bupati Irna Narulita. Dia berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut agar masyarakat merasa nyaman dan tidak kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurut Irna, salah satu upaya yang sudah dilakukan Pemkab adalah dengan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat setiap hari selama musim kemarau. “Kami banyak dibantu oleh semua pihak, dan kami selalu memberikan solusi khususnya usulan masyarakat mengenai bantuan air bersih, langsung kita kirimkan kepada masyarakat agar bisa mendapatkan pasokan air bersih,” katanya, kemarin.
Selain itu, kata Irna, Pemkab juga telah membangun sumur artesis di beberapa wilayah agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih, dengan anggaran sebesar Rp250 juta. “Kami ada 11 kecamatan yang mengalami kekeringan, dan tiga kecamatan sudah kita berikan sumur artesis dengan anggaran Rp250 juta. Sembilan kecamatan lain harus keroyokan, karena tidak mungkin kalau Pemkab menyelesaikan sendiri, anggaran kita sangat terbatas,” katanya.
Irna berjanji akan terus menyampaikan persoalan tersebut kepada Pemprov Banten dan pemerintah pusat agar persoalan kekeringan yang selalu terjadi setiap tahun tersebut dapat terselesaikan. “Sambil kita cari solusinya di mana domainnya provinsi, sungai yang bisa dialiri ataupun sumur dalam, sumur artesis yang bisa kita pantek di tempat kekeringan. Mudah-mudahan solusinya ada dalam waktu dekat. Karena hampir puluhan tahun sungai yang menjadi domainnya provinsi tidak bisa kita cover, karena anggaran kita terbatas,” katanya.
Irna mengaku, Pemerintah Pusat dan Pemprov Banten telah memberikan bantuan untuk mengatasi persoalan kekeringan. Akan tetapi, kata dia, bantuan yang diberikan itu belum bisa mengatasi persoalan kekeringan yang melanda Kabupaten Pandeglang. “Bantuan dari pusat sebetulnya sudah ada tetapi kurang optimal, tetapi kami ucapkan terima kasih, dari Pemprov Banten juga sudah ada,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan, Damkar dan Logistik BPBD Kabupaten Pandeglang Endan Permana mengatakan, hingga kemarin wilayah yang mengalami kekeringan terus bertambah, mulai dari Kecamatan Patia, Bojong, Picung, Munjul, Panimbang, Cikeusik, Sukaresmi, Sindangresmi, Karangtanjung, dan Kecamatan Pandeglang. Jumlah wilayah yang mengalami kekeringan itu, kata dia, masih bertambah karena musim kemarau diprediksi berlangsung selama dua bulan ke depan. “Kemungkinan masih akan ada daerah yang kesulitan mendapatkan air bersih, karena memang diprediksi kemarau belum selesai,” katanya.
Endan mengaku, untuk mengatasi persoalan kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Pandeglang, instansinya telah mengirimkan ratusan ribu liter air bersih. “Hampir 200 ribu liter kita kirimkan air, karena satu hari saja kita bisa mengirim puluhan ribu liter menggunakan mobil tangki yang kita miliki. Bantuan akan terus diberikan sampai musim kemarau berakhir dan tidak ada lagi daerah yang kesulitan air bersih,” katanya. (dib/air)









