PANDEGLANG – Wakil Bupati Pandeglang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Kamis (31/10).
Tindakan itu sengaja dilakukan guna memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat diberikan dengan optimal. Instansi pertama yang disidak yaitu Disdukcapil Kabupaten Pandeglang. Di sini, Wabup Pandeglang melakukan pemeriksaan terhadap pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pembuatan surat administrasi lain yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, politisi partai Golkar ini juga berbincang dengan masyarakat menanyakan pelayanan yang diberikan.
Setelah itu, sidak dilanjutkan ke Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang. Di kantor ini, Tanto memeriksa progres pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur termasuk tender proyek yang telah selesai dikerjakan, sedang dikerjakan, dan beberapa paket proyek yang akan dilaksanakan.
Tujuannya, untuk memastikan semua proyek pembangunan dikerjakan dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari. Begitu juga dengan sidak di DPKPP, Tanto melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan di Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang.
Menurut Tanto, pelayanan dasar kepada masyarakat di instansi pemerintahan harus berjalan optimal agar masyarakat dapat terlayani dengan baik. “Kita tidak ingin melihat ada masyarakat yang terabaikan pelayanannya. Misalnya, di Disdukcapil, pelayanannya sudah bagus dan harus dipertahankan. Kita memiliki tugas melayani masyarakat, jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama. Kalau bisa cepat, kenapa harus lambat,” katanya, Kamis (31/10).
Tanto mengatakan, ada beberapa paket proyek yang dikerjakan oleh Dinas PUPR harus mendapat perhatian serius, karena pelaksanaan pekerjaanya terganggu. “Ada enam paket yang kondisinya perlu pantauan khusus, setelah dibedah secara mendalam kita putuskan hanya satu ruas jalan Munjul, dan sudah ada tim yang turun. Insya allah kita perketat karena progresnya baru 44 persen,” katanya.
Tanto optimistis pembangunan infrastruktur di Dinas PUPR dapat terlaksana dengan baik dan sesuai jadwal. Dengan catatan, pihak terkait terus melakukan pengawasan agar pihak ketiga mengerjakan proyek tersebut dengan cepat. “Dari enam proyek itu, lima bisa kita tangani bulan ini, insya allah tepat waktu. Kalau kita kerja sama dan bekerja bersama-sama insya allah bisa terselesaikan,” katanya.
Tanto mengaku, pengerjaan jalan lingkungan di DPKPP ada enam paket yang menjadi perhatian khusus, karena persoalan teknis. Tujuan pemantauan itu, lanjutnya, agar penyelesaian proyek tersebut sesuai jadwal dan tidak ada pengurangan spesifikasi. “Kita sudah masuk tahap pemantauan program kegiatan di perkim, dari pantauan khusus kita di lelang ada 66 lelang hampir semuanya jalan desa, dari jumlah itu ada 10 paket yang menjadi perhatian kita,” katanya.
Menurut Tanto, ada beberapa kendala yang menyebabkan pengerjaan proyek tersebut terganggu, di antaranya karena akses jalan menuju lokasi sedang dilakukan perbaikan oleh Pemprov Banten. “Kendalanya terkait dengan pembangunan di provinsi, akses jalan sedang dibangun provinsi. Kita tidak bisa lewat, insya allah yang sepuluh nanti minimal pertengahan Desember ini sudah tuntas,” katanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Pandeglang Yahya Gunawan berjanji akan terus melakukan upaya agar pelayanan di instansinya tetap berjalan prima. “Beliau (Tanto-red) sangat concern (fokus-red) terkait dokumen. Dokumen ini harus dijaga, bahkan jika memungkinkan menggunakan standar-standar yang ditentukan. Bagaimana kita menjaga arsip-arsip ini apakah menggunakan pendingin khusus, ruangan khusus dan lain sebagainya. Beliau juga menyarankan pemanfaatan digitilasiasi arsip. Artinya arsip-arsip kependudukan ini nantinya dalam bentuk digital, sehingga mempermudah dalam penyimpanan dan pencarian,” katanya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat meyakini semua proyek yang dikerjakan akan terselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi, karena intansinya telah menerjunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap semua pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur.
“Insya Allah, kita yakin semuanya akan terselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi. Apabila ada yang tidak sesuai, akan langsung kita tindak lanjuti dan selesaikan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” katanya. (dib/zis)









