slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Terdampak Proyek Tol Serang-Panimbang, Nasib Empat SD Terkatung-katung

Redaksi by Redaksi
15-01-2020 09:46:27
in Berita Utama, Umum

SDN Inpres Cikeusal, Kabupaten Serang, masih berdiri di samping proyek Tol Serang-Panimbang, Selasa (14/1). Pihak sekolah berharap direlokasi untuk kenyamanan KBM.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Nasib empat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Serang yang terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang belum ada kejelasan. Wacana relokasi yang sudah digulirkan sejak beberapa tahun lalu sampai saat ini belum terealisasi.

Sekadar diketahui, empat SD yang terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang itu yakni SDN Seba, SDN Inpres Cikeusal dan SDN Cilayangguha di Kecamatan Cikeusal, serta SDN Cipete di Kecamatan Kragilan. Keempat SD itu harus direlokasi lantaran lahannya termasuk dalam jalur perlintasan tol.

Baca Juga :

Nestapa SDN Inpres Cikeusal, Sekolah Terdampak Tol Serang-Panimbang yang Tak Kunjung Direlokasi

Tol Serang-Panimbang Terancam Batal Rampung Tahun 2024

Kejaksaan Pandeglang Pantau Proyek Jalan Tol Serang Panimbang

Gerbang Tol Bojong Jadi Akses ke Kawasan Industri Pandeglang

Pantauan Radar Banten, Selasa (14/1) di SDN Cilayangguha dan SD Inpres Cikeusal, kedua bangunan SD itu tampak masih utuh. Lokasinya sangat berdekatan dengan proyek tol yang masih dikerjakan. Di lokasi proyek tol sejumlah kendaraan alat berat hilir mudik.

Bangunan gedung SDN Cilayangguha masih berdiri di tepi proyek tol. Letak bangunannya berada di ketinggian 15 meter dari perlintasan tol. Sebagian lahan sekolah sudah ditutupi dengan seng. Di halaman sekolah terlihat patok besi pertanda lahan akan digunakan untuk proyek tol. Sementara, lokasi SD Inpres Cikeusal berada di akses pintu masuk tol.

Salah satu guru SD Inpres Cikeusal Muhammad Agung Saputra yang ditemui Radar Banten di lingkungan sekolah mengatakan, rencana relokasi sekolahnya sudah terdengar sejak tiga tahun yang lalu. Namun, hingga kini belum ada kejelasan. “Kita sangat menunggu, kapan sekolah kita akan direlokasi,” katanya.

Ia mengatakan, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Inpres Cikeusal sudah tidak kondusif lagi. Karena, KBM harus berbarengan dengan hilir mudik kendaraan berat di proyek tol. “Jelas sangat terganggu, anak-anak juga tidak fokus belajar,” katanya.

Setiap hari, kata dia, guru dan siswa di SDN Inpres Cikeusal harus menyaksikan kebisingan alat berat dan getaran-getaran. Selain itu, debu dari alat berat itu juga menghujani lingkungan sekolah. “Kalau sekarang sudah mending karena alat beratnya sudah bergeser, tapi pas awal-awal sangat terasa sekali dampaknya,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, ketika proses KBM berlangsung dan alat berat beroperasi, ia lebih memilih mengajak anak didiknya untuk belajar di luar kelas. Karena, kebisingan alat berat tidak bisa dihindari. “Karena lebih efektif di luar kelas daripada di kelas, di mana saja, kadang kita di kebun,” ucapnya.

Karena tidak efektifnya proses KBM, kata dia, sampai-sampai terjadi penyusutan jumlah siswa di SDN Inpres Cikeusal. Sejumlah orangtua banyak yang khawatir anaknya jika bangunan sekolah masih berada di proyek tol. “Sekarang ada 90 siswa, tahun ajaran kemarin ada 96 siswa,” terangnya.

Ia berharap sekolah segera direlokasi karena sudah menghambat program-program di sekolah. “Yang tadinya kita mau penghijauan lingkungan sekolah, tidak jadi, karena belum ada kepastian,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala SDN Cilayangguha Entin Suhartini yang diwawancarai beberapa hari lalu. Menurutnya, dampak proyek tol menimbulkan kebisingan dan getaran di sekolahnya. “Keramik-keramik banyak yang pecah, genting juga berjatuhan,” katanya.

Ia juga mengkhawatirkan anak-anak didiknya terperosok ke tol yang berada 15 meter di bawah lingkungan sekolah. “Dari sekolah ke tol itu kan posisinya turun seperti jurang, tingginya sampai 15 meter, saya khawatir anak-anak main terperosok ke situ,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, keempat SD itu sudah ditetapkan melalui SK Bupati Serang harus direlokasi. Proses relokasi, menjadi kewajiban dari pelaksana pembangunan Tol Serang-Panimbang. “Tidak ada lagi tawar-menawar, empat SD itu harus direlokasi,” katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya proses relokasi itu diharapkan dapat dilakukan pada 2019. Namun, hingga awal 2020  belum juga ada progresnya. “Tadinya kami inginkan 2019 itu sudah ada pembayaran lahan dan pembangunan fisik, tapi progres itu belum tercapai, sejujurnya ada kekecewaan dari kami,” ucapnya.

Asep berharap proses relokasi itu dapat dilakukan pada tahun ini. Supaya, proses KBM di empat SD itu tidak terganggu. “Kita terus lakukan rapat koordinasi untuk mengingatkan terkait proses relokasi ini,” katanya.

Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Asep Saepudin Mustofa mengatakan, sudah melakukan rapat bersama jajaran pejabat Pemkab Serang lain yang  membicarakan pergantian lahan untuk SD terdampak proyek tol. “Jadi, hasil rapat kita sepakat akan meminta diganti seluruhnya, jadi walaupun yang terdampak itu cuma sebagian saja, kita minta semuanya diganti,” katanya.

Pihaknya juga mengaku sudah menyiapkan lahan untuk pengganti keempat SD. Saat ini, kata dia, prosesnya masih pengukuran di Badan Pertanahan Negara (BPN). “Tinggal dua langkah lagi, setelah diukur sama BPN nanti dihitung oleh tim appraisal, setelah ada nilainya nanti tinggal dibayar oleh PPK jalan tol, setelah itu langsung pembangunan,” ujarnya.

Dikatakan Asep, pihak PPK tol juga selama ini tidak keberatan untuk merelokasi empat SD. Pihaknya menargetkan proses relokasi akan dilakukan sebelum pertengahan tahun ini. “Kalau kata BPN, prosesnya cepat hanya untuk empat bidang lahan, paling cuma butuh waktu dua minggu saja, jadi bulan depan juga kalau lancar proses relokasi sudah bisa berjalan,” ucapnya. (jek/alt/ags)

Tags: Pembangunan Tol Serang-Panimbang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah

Next Post

Rekrutmen Anggota PPK Segera Digelar

Related Posts

Nestapa SDN Inpres Cikeusal, Sekolah Terdampak Tol Serang-Panimbang yang Tak Kunjung Direlokasi
Kabupaten Serang

Nestapa SDN Inpres Cikeusal, Sekolah Terdampak Tol Serang-Panimbang yang Tak Kunjung Direlokasi

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 20 Februari 2024 17:13

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sudah lima tahun guru dan murid menantikan SDN Inpres Cikeusal direlokasi karena terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang. Lokasi sekolah...

Read moreDetails

Tol Serang-Panimbang Terancam Batal Rampung Tahun 2024

Kejaksaan Pandeglang Pantau Proyek Jalan Tol Serang Panimbang

Gerbang Tol Bojong Jadi Akses ke Kawasan Industri Pandeglang

PT WIKA Mulai Bangun Exit Tol Bojong Tol Serang-Panimbang

Tol Serang-Panimbang Kini Punya Rest Area, Ini Fasilitasnya

Kontraktor Bekerja dari Tengah, Proyek Jalan Tol Seksi Tiga Terus Dikebut

Dampak Pembangunan Tol Serang-Panimbang, 34 Siswa SD Bojongleles Mengungsi

Rektor UNMA Dukung Usulan Bupati Pandeglang

Irna Minta Pembangunan Tol Serang-Panimbang Tepat Waktu Agar Perekonomian Cepat Tumbuh

Next Post

Rekrutmen Anggota PPK Segera Digelar

Ketua Dewan Kota Serang Kaget, Tiga Tahun Aset SMPN 13 Tak Jelas

Ketua Dewan Kota Serang Kaget, Tiga Tahun Aset SMPN 13 Tak Jelas

Sisa Anggaran 2019 Rp913,99 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jelang Lebaran Idul Adha, Domba Garut Jadi Primadona di Pandeglang

Jumat, 15 Mei 2026 19:08

Dijanjikan Tembakau Gorila, Pria di Kota Serang Dikeroyok Empat Remaja yang Mengaku Sebagai Polisi

Jumat, 15 Mei 2026 19:02
Helina Tangsel

Mengenal Asisten AI “Helita” untuk Akses Publik, Pemkot Tangsel Sudah Layani Ribuan Pesan Warga

Jumat, 15 Mei 2026 18:21

Waspadai Hantavirus di Banten, Dinkes Minta Warga Jaga Kebersihan dan Hindari Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 17:45
Usut Penggunaan Dana Desa Rp 14,98 Juta, Forum KDKMP Pandeglang Desak Dewan Bentuk Pansus

Usut Penggunaan Dana Desa Rp 14,98 Juta, Forum KDKMP Pandeglang Desak Dewan Bentuk Pansus

Jumat, 15 Mei 2026 17:43
Dindikbud Kabupaten Serang Minta Honorer Tak Dirumahkan

Dindikbud Kabupaten Serang Minta Honorer Tak Dirumahkan

Jumat, 15 Mei 2026 17:02

Jelang Lebaran Idul Adha, Domba Garut Jadi Primadona di Pandeglang

Jumat, 15 Mei 2026 19:08

Dijanjikan Tembakau Gorila, Pria di Kota Serang Dikeroyok Empat Remaja yang Mengaku Sebagai Polisi

Jumat, 15 Mei 2026 19:02
Helina Tangsel

Mengenal Asisten AI “Helita” untuk Akses Publik, Pemkot Tangsel Sudah Layani Ribuan Pesan Warga

Jumat, 15 Mei 2026 18:21

Waspadai Hantavirus di Banten, Dinkes Minta Warga Jaga Kebersihan dan Hindari Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 17:45
Usut Penggunaan Dana Desa Rp 14,98 Juta, Forum KDKMP Pandeglang Desak Dewan Bentuk Pansus

Usut Penggunaan Dana Desa Rp 14,98 Juta, Forum KDKMP Pandeglang Desak Dewan Bentuk Pansus

Jumat, 15 Mei 2026 17:43
Dindikbud Kabupaten Serang Minta Honorer Tak Dirumahkan

Dindikbud Kabupaten Serang Minta Honorer Tak Dirumahkan

Jumat, 15 Mei 2026 17:02

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jelang Lebaran Idul Adha, Domba Garut Jadi Primadona di Pandeglang

by Purnama Irawan
Jumat, 15 Mei 2026 19:08

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Domba Garut menjadi primadona bagi masyarakat Pandeglang untuk hewan qurban pada hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah....

Dijanjikan Tembakau Gorila, Pria di Kota Serang Dikeroyok Empat Remaja yang Mengaku Sebagai Polisi

by Fahmi
Jumat, 15 Mei 2026 19:02

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Muhamad Aldina Mufid menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh empat orang remaja yang mengaku sebagai polisi. Korban...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak