slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pemprov Kurangi 274 Ribu Kuota BPJS Kesehatan

Redaksi by Redaksi
01-02-2020 13:28:12
in Berita Utama, Umum
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Akibat kenaikan premi BPJS Kesehatan per 1 Januari, Pemprov Banten mengurangi kuota penerima bantuan iuran (PBI) tahun ini. Dari 900 ribu lebih PBI tahun lalu, kini menjadi 626 ribu orang. Dengan begitu, ada pengurangan sekira 274 ribu PBI.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pengurangan kuota PBI itu karena adanya perubahan tarif BPJS yang berdampak pada pembiayaan PBI baik dari APBN, APBD provinsi, maupun kabupaten kota. “Ini bukan hanya terjadi di tingkat provinsi, tapi juga kabupaten kota,” ujar Ati, Jumat (31/1).

Baca Juga :

Pemprov Banten Gandeng Industri Bangun Wirausaha Peternakan bagi Keluarga Miskin

Exciting Banten Festival Dongkrak Okupansi Hotel dan Usaha Wisata di Anyer

Exciting Banten Festival 2026 jadi Ajang Promosi Wisata dan UMKM

Pemprov Banten Lelang Laptop sampai AC Secara Online, Harganya Paketan

Ia memaparkan, iuran kepesertaan BPJS Kesehatan yang semula Rp23 ribu per orang per bulan menjadi Rp42 ribu. Penurunan kuota mau tak mau harus dilakukan karena pemerintah kesulitan menutupi pembiayaan. Kata dia, tak hanya Pemprov, enam pemerintah kabupaten kota di Banten juga memberlakukan kebijakan yang sama. Bahkan, PBI yang dibiayai dari APBN juga mengalami hal serupa. Akhirnya, total kuota PBI yang ditanggung pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun kabupaten kota berkurang.

Ati mengungkapkan, saat ini hanya dua daerah di Banten yang posisi kepesertaan PBI tidak berkurang, yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Namun, walaupun tidak mengurangi peserta, bukan berarti tidak kesulitan pembiayaan. Keduanya hanya mampu membiayai tujuh bulan iuran PBI.

Untuk mengatasi hal itu, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinkes kabupaten kota se-Banten serta Kantor BPJS Kesehatan Cabang Serang dan Tangerang.

“Dalam pertemuan tersebut dirumuskan terkait mereka yang terpaksa kepesertaan BPJS-nya tak dilanjut,” ujarnya.

Ia menerangkan, ukuran pertama adalah dengan melihat PBI bekerja atau tidak yang merupakan kriteria miskin versi Dinsos. Kedua adalah data kemiskinan dari Dinsos yang disandingkan dan ternyata terdapat warga miskin yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK), padahal salah satu syarat menjadi peserta BPJS adalah memiliki NIK.

Kata Ati, banyak juga orang miskin tidak memiliki NIK. “Mungkin masih ada, tapi saya yakin itu tidak banyak. Makanya, kita kerja sama dengan Disdukcapil agar yang miskin tapi tidak memiliki NIK segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Meskipun ada penurunan kuota, Pemprov tak tinggal diam. Ia mengatakan, Pemprov terus berupaya agar mereka yang tak lagi terkover PBI bisa menjadi peserta BPJS secara mandiri melalui program pemberdayaan lainnya. Untuk itu, pihaknya melakukan evaluasi, kemudian sedang membahas regulasi. Diharapkan, seluruh masyarakat Banten dapat terjamin semua.

Sementara itu, Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, pada dasarnya Pemprov akan tetap konsen untuk memberikan pelayanan optimal kepada warganya. Sesuai dengan kewenangan Pemprov, maka apa yang dilakukan Pemprov untuk dalam rangka kemasyarakatan.

“Dalam bentuk apa pun, kesehatan, pendidikan, daya beli, itu akan lakukan,” ujarnya.

Terkait penurunan kuota PBI, Al enggan memberikan tanggapannya dengan alasan dirinya tak bisa mengira-kira dan harus berbicara setelah menelaah data tersebut. Namun, ia menegaskan, yang menjadi prinsip Pemprov adalah layanan kesehatan harus dilakukan dengan baik di Banten. (nna/air/ira)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Awab Klaim Didukung Banyak Relawan

Next Post

Bintang Sains 2020 Kecamatan Petir: Sekolah Pelosok Unjuk Gigi

Related Posts

Pemprov Banten Gandeng Industri Bangun Wirausaha Peternakan bagi Keluarga Miskin
Berita Utama

Pemprov Banten Gandeng Industri Bangun Wirausaha Peternakan bagi Keluarga Miskin

by Yusuf Permana
Selasa, 30 Juni 2026 08:32

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan melalui sektor peternakan. Program tersebut dijalankan...

Read moreDetails

Exciting Banten Festival Dongkrak Okupansi Hotel dan Usaha Wisata di Anyer

Exciting Banten Festival 2026 jadi Ajang Promosi Wisata dan UMKM

Pemprov Banten Lelang Laptop sampai AC Secara Online, Harganya Paketan

11 Titik Tambang Rakyat di Banten Disetujui, Terbanyak Berada di Kabupaten Lebak

Pemprov Banten Usulkan 1.000 Hektare Tambang Rakyat, Kementerian ESDM Setujui 554 Hektare

KPK Awasi Pengadaan Barang dan Jasa Program Prioritas Banten

Gubernur Banten Keluarkan Surat Edaran Agar ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Soal Dana Bagi Hasil dengan Pemkot Tangsel, Pemprov Banten: Sudah Clear

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

Next Post
Bintang Sains 2020 Kecamatan Petir: Sekolah Pelosok Unjuk Gigi

Bintang Sains 2020 Kecamatan Petir: Sekolah Pelosok Unjuk Gigi

Juni Serah Terima Kunci Perumahan Prime Point

Juni Serah Terima Kunci Perumahan Prime Point

Bintang Sains 2020 Kecamatan Tunjungteja: Finalis Didominasi Perempuan

Bintang Sains 2020 Kecamatan Tunjungteja: Finalis Didominasi Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 21:12
Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

Kamis, 2 Juli 2026 21:07
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin

1.300 Hektare Lahan di Kawasan Industri Modern Cikande Masuk Lahan Baku Sawah

Kamis, 2 Juli 2026 21:00
Wagub Dimyati foto bersama dengan anak yatim. Foto : Nurandi

Baznas Banten Gelar Lebaran 1.000 Yatim dan Dhuafa

Kamis, 2 Juli 2026 20:41
Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer, tepatnya di kawasan Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengalami kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.

Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan Akibat Perbaikan Ruas Jalan Cilegon – Anyer

Kamis, 2 Juli 2026 20:36
Situasi kepulan asap di TPA Jatiwaringin, Kamis 2 Juli 2026 sore. Foto: Mulyadi

TPA Jatiwaringin Masih Berasap, Pengangkutan Sampah Jadi Tersendat

Kamis, 2 Juli 2026 20:29
Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 21:12
Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

Kamis, 2 Juli 2026 21:07
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin

1.300 Hektare Lahan di Kawasan Industri Modern Cikande Masuk Lahan Baku Sawah

Kamis, 2 Juli 2026 21:00
Wagub Dimyati foto bersama dengan anak yatim. Foto : Nurandi

Baznas Banten Gelar Lebaran 1.000 Yatim dan Dhuafa

Kamis, 2 Juli 2026 20:41
Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer, tepatnya di kawasan Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengalami kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.

Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan Akibat Perbaikan Ruas Jalan Cilegon – Anyer

Kamis, 2 Juli 2026 20:36
Situasi kepulan asap di TPA Jatiwaringin, Kamis 2 Juli 2026 sore. Foto: Mulyadi

TPA Jatiwaringin Masih Berasap, Pengangkutan Sampah Jadi Tersendat

Kamis, 2 Juli 2026 20:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

by Syaiful Adha
Kamis, 2 Juli 2026 21:12

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menggelar Sensus Ekonomi 2026. Yakni sebuah pendataan nasional yang dilaksanakan setiap...

Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

by Syaiful Adha
Kamis, 2 Juli 2026 21:07

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang kembali membuka pelatihan kerja berbasis kompetensi teknik pengelasan (welding) secara...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak