SERANG – Banjir di Kota Serang dan sekitarnya, telah menjadi topik pembicaraan atau obrolan paling seru, paling heboh dan paling memprihatinkan sepanjang hari Selasa (1/3/2022) kemarin. Semua orang nyaris membicarakan soal banjir.
Di kampung, di lingkungan, di komplek-komplek perumahan, di kantor-kantor, di mushola, di masjid-masjid, topik pembicaraannya soal banjir. Saat bertemu satu sama lain, yang diceritakan soal banjir. Tentu saja sesuai dengan yang diketahuinya.
Di komplek-komplek perumahan yang tidak terdampak banjir misalnya, setiap warga yang bertemu satu sama lain yang dibicarakan atau ditanyakan dipastikan soal banjir.
Di kantor Radar Banten, mulai dari Direktur Utama Mashudi, Pemimpin Redaksi Delfion Saputra, Redaktur Pelaksana Aditya Ramadhan dan Dewan Redaksi M Widodo sejak pagi hingga waktu dzuhur yang dibahas soal banjir. Dimana titik-titik yang terdampak. Di jalan mana saja yang macet. Termasuk siapa saja wartawan yang meliput. Foto apa yang perlu diambil dan model pemberitaan macam apa yang diperlukan untuk memenuhi informasi pembaca.
Sementara di group-group WA, dari mulai subuh, video-video banjir di komplek-komplek perumahan di Kota Serang menyebar dengan masif. Semua soal banjir. Dari video-video kiriman warga itulah, Radar Banten menjadikan referensi untuk membuat berita. Selain menurunkan seluruh wartawannya. Video yang bisa dijadikan referensi berita tentu saja video yang dapat dipertanggung-jawabkan validitasnya.











