RADARBANTEN.CO.ID – Rumah tidak layak huni (RTH) milik Nana di Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang nyaris roboh setelah diterpa hujan dan angin kencang.
Kepala Desa Kadugenep M Aopidi mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang terjadi di wilayahnya pada Rabu 9 Maret 2022 sekira pukul 15.00 WIB.
Cuaca ekstrem itu, mengakibatkan rumah Nana mengalami kerusakan pada bagian atap dan dindingnya. “Rumahnya nyaris roboh, tapi (Nana, red) masih tinggal di situ,” katanya, Kamis 10 Maret 2022.
Ia mengatakan, rumah tersebut sudah masuk dalam data rumah tidak layak huni (RTLH) dan sudah diajukan kepada pemerintah untuk diperbaki. Namun, belum mendapatkan alokasi bantuan rehab RTLH.
Pihaknya mengaku sudah mengajukan bantuan rehab untuk rumah Nana. Permohonan bantuan sudah dikirim ke Pemprov Banten dan Pemkab Serang.
“Belum ada jawaban, kami harap rumah warga kami itu dapat dibantu sehingga dapat tinggal di rumah yang layak,” ujarnya.
Dikatakan Aopidi, rumah tersebut juga sudah diajukan sejak 2020. Namun, hingga kini belum mendapatkan alokasi bantuan. “Di desa kami ada 77 rumah yang perlu direhab, kami berharap segera ada bantuan dari pemerintah,” ucapnya.
Reporter: Abdul Rozak
Editor : Aas Arbi











