SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Selama lima dekade terakhir, Angka Kematian Bayi (AKB) Banten menurun tajam dari 66 kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup pada Sensus Penduduk (SP) 2000 menjadi 14 per 1.000 kelahiran hidup pada Long Form SP2020.
Namun, dari delapan kabupaten/kota di Banten, AKB paling tinggi di Kabupaten Lebak.
Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Heri Purnomo mengatakan, perbaikan sarana dan prasarana kesehatan bisa menjadi salah satu faktor AKB menurun di Banten.
“Selain itu, meningkatnya persentase bayi yang mendapat imunisasi dan ASI di Banten membuat anak yang baru lahir semakin mampu bertahan hidup,” ujar Heri saat membacakan rilis hasil Long Form SP2020 secara virtual, Senin, 30 Januari 2023.
Dari delapan kabupaten/kota di Banten, Heri mengatakan, Kabupaten Lebak memiliki angka AKB paling tinggi yaitu sebesar 18,57 persen. Kemudian Kabupaten Pandeglang 17,95 persen, Kabupaten Serang 15,5 persen, dan Kota Cilegon 13,44. Selanjutnya, Kota Serang 12,59 persen, Kabupaten Tangerang 12,14, dan Kota Tangerang 11,26.











