PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang melakukan monitoring penyaluran bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (BPN) untuk 109.436 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pandeglang.
Monitoring dilakukan untuk memastikan kualitas beras dari Bulog yang diterima oleh KPM sesuai dengan kualifikasi dan pedoman umum bantuan beras.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang Nasir, pengadaan beras bantuan dari Bulog sedangkan penyalurannya oleh PT Pos Indonesia.
“Tadi kita lakukan monitoring dan saya sampaikan jangan sampai kejadian dulu terulang. Dulu kan pernah ada kasus ramai pemberitaan warga Pandeglang terima bantuan beras batu,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 10 April 2023.
Pada saat itu, beras batu hasil bantuan pemerintah. Sehingga menjadi bahan evaluasi agar hal sama kembali terulang.
“Ketika memang beras tidak sesuai kualifikasi, tidak sesuai dengan pedum, kita minta PT Pos tidak menyalurkan kepada KPM. Tetapi mengganti dengan beras yang baru,” katanya.
Lebih lanjut Nasir menuturkan, pihaknya dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tugasnya melakukan monitoring. Serta memeriksa kualitas dan kuantitas daripada beras.
“Kita lakukan monitor Tiga Gudang Bulog. Yang pertama, adalah Gudang Selaraja, yang ada di Lebak kedua gudang Montor, Kecamatan Cikeudal,” katanya.
Pada saat ini di Gudang Montor tengah persiapan pengemasan dan distribusi. Kemudian yang ketiga adalah Gudang Sukamanah, yang ada di Malingping.
“Untuk Gudang Malingping itu khusus untuk yang wilayah Cikeusik. Kalau kita lihat berasnya cukup bagus karena memang pengadaan di awal tahun 2023,” katanya.
Kemudian proses penyaluran beras terhadap KPM mendapatkan pendampingan dari Dinas Sosial, PKH, TKSK. Kemudian dari Kepala Dinas Sosial Nuriah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Pandeglang Doni Hermawan.
“Serta aparatur kecamatan, desa dan kelurahan. Mudah-mudahan, tidak ada kendala penyaluran beras sampai ke KPM, bisa berjalan lancar,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Nuriah mengatakan, tadi pagi telah dilaksanakan launching penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CPB) Kabupaten Pandeglang tahun 2023 di Kecamatan Majasari dan Pandeglang.
“Kuota untuk Kabupaten Pandeglang 109.436 KPM. Per KPM mendapatkan 10 kilogram beras selama tiga bulan, mulai dari April, Mei dan Juni,” katanya.
Salah satu KPM warga Kecamatan Majasari, Ijah mengaku senang mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram.
“Ya senang aja dapat bantuan. Kalau bisa seterusnya,” katanya.
Ijah mengaku, sebelumnya, ia juga telah menerima bantuan PKH dan bantuan sembako. Kalau bantuan sembako kemarin itu uang tunai sebesar Rp200 ribu.
“Kalau sekarang ini beras, ya syukur alhamdulilah. Bagi saya ini sangat membantu apalagi mau menghadapi Lebaran,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











