TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Walikota Tangsel Benyamin Davnie bicara mengenai perkembangan Tangsel dan kemampuan ekonomi masyarakatnya. Menurut Benyamin, 70 persen masyarakat Tangsel saat ini dihuni oleh usia produktif berusia 15-64 tahun.
Usia produktif di Tangsel ini mempunyai kemampuan daya beli di atas rata-rata nasional mencapai Rp 14 juta- Rp 15 juta perkapita.
“Tentu ini merupakan aset bagi kita sekalian,” ungkap Benyamin di acara Musyawarah Kota (Muskot) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel, Rabu 17 Mei 2023.
Benyamin mengungkapkan, ketika dibentuk oleh Undang-Undang No. 51 tahun 2008, Kota Tangsel awalnya hanya dihuni 900 ribu jiwa, lalu 15 tahun kemudian jumlah penduduk Tangsel bertambah hingga 1,8 juta jiwa.
“Dengan komposisi penduduk usia produktifnya ada 70 persen dan memiliki daya beli rata-rata nasional Rp 14 juta- Rp 15 juta,” tambahnya.
Lebih jauh Benyamin mengatakan saat Covid-19, pertumbuhan ekonomi Tangsel minus 1 persen, maka perhari ini pertumbuhan ekonomi Tangsel kembali menuju ke posisinya 4,3 persen.
“Dan ini akan terus kita kejar dan dorong supaya tumbuh 7,2 persen sebelum adanya covid-19,” jelasnya.
Pertumbuhan ekonomi pasca Covid ini menurut Benyamin didorong oleh beberapa faktor diantaranya perputaran ekonomi melalui dana APBD dan dana APBN atau goverment spending, investasi dari sektor swasta dan faktor geostrategis Tangsel yang berbatasan dengan wilayah Jakarta, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Depok dan Bogor.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Ahmad Lutfi











