SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Viral, seorang TKW asal Kota Serang yang bekerja di Arab Saudi mengaku pernah melaporkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan anak majikan terhadap dirinya, namun hingga kini tidak ada tindaklanjut.
Ratna Sari (38) warga Perum Mina Bhakti Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Banten diduga menjadi korban penipuan oleh agen pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal untuk berangkatkan dirinya menjadi TKW ke Riyadh, Arab Saudi.
Ratna mengatakan, dirinya berangkat ke Kota Riyadh, Arab Saudi untuk menjadi asisten rumah tangga (ART) pada 7 Juni 2023 dan sampai di Bandara Riyadh pada 8 Juni 2023.
“Berangkat 7 juni, sampai sini 8 juni 2023. Dari Bandara Riyad itu dijemput langsung sama anak majikan,” ujar Ratna saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Minggu 25 Juni 2023.
Ratna menjelaskan, dirinya juga sudah meminta bantuan kepada Gerhana Pro salah satu lembaga yang bergerak dalam bidang advokasi, konsultasi, pendampingan dan perlindungan hukum bagi para pekerja migran Indonesia.
“Sebenarnya saya sudah pernah lapor di lembaga Gerhana Pro semenjak saya mendapatkan pelecehan itu, tapi hanya sampai somasi dua. Lalu sampai saat ini sampai saya satu tahun satu bulan bertahan di sini tidak ada kabar lagi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ratna sempat mendapatkan perlakuan kurang mengenakkan dari anak majikan di tempat ia bekerja di Kota Riyadh, Arab Saudi.
“Saya kemarin sempat mendapatkan pelecehan dari anaknya majikan,” kata Ratna dalam video yang beredar di WhatsApp grup.
Ratna menjelaskan, sebelumnya ia tidak mengetahui jika passpor dan visa yang Ratna miliki bukan visa bekerja, melainkan hanya visa kunjungan.
Ratna diduga ditipu oleh agen pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal untuk berangkatkan dirinya menjadi TKW.










