SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Minimnya sumber pendapatan daerah dinilai menjadi salah satu masalah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Serang masih kurang.
Hal tersebut lantaran selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih mengandalkan pajak daerah, yang meliputi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak retribusi, dan lainnya.
Menurut Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang saat ini masih minim lantaran kekurangan sumber pendapatan.
“Bayangkan saja, APBD Kota Serang selama ini hanya mengandalkan dari pajak daerah, terutama PBB,” ujarnya, Selasa, 8 Agustus 2023.
Ia mengatakan, seharusnya Pemkot Serang memiliki sumber pendapatan lain seperti investasi yang dianggap memiliki pendapatan daerah cukup besar.
“Dengan adanya investasi, tentu akan mendapatkan pendapatan daerah lebih banyak. Makanya, investasi ini sangat penting untuk kemajuan daerah,” katanya.
Budi menyebut, daerah lain seperti Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kota/Kabupaten lain di Banten itu memiliki investasi besar dibandingkan dengan Kota Serang.
Maka dari itu, Budi menegaskan agar Pemkot Serang semestinya melakukan pembenahan dan lebih kreatif serta inovatif untuk menarik investor.
“Seharusnya Pemkot pun mencontoh daerah sebelah. Apalagi, Kota Serang ini sebagai Ibukota Provinsi Banten,” ucapnya.
Apabila banyak investasi masuk ke Kota Serang, lanjut Budi, maka masyarakat Kota Serang dapat mudah mendapatkan kerja di daerahnya sendiri, bukan di luar negeri.
“Makanya, Kota Serang harus memiliki kawasan industri yang bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak. Jangan sampai kejadian tersebut terulang lagi,” katanya.
Budi pun menyarankan Pemkot Serang untuk mengundang investor masuk ke Kota Serang. Pemerintah Daerah harus membangun sarana prasarana, seperti infrastruktur khususnya pembangunan jalan terlebih dahulu.
“Misalnya, bisa dengan cara meminta bantuan Provinsi (Banten) untuk membangunkan sarana dan prasarana agar investasi masuk,” tuturnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











