SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan hektare sawah milik warga di Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, mengalami kekeringan sejak sebulan terakhir.
Hal itu diakibatkan lantaran debit air Sungai Ciujung yang semakin surut sehingga tidak dapat mengaliri irigasi. Akibatnya para petani mengandalkan mesin pompa air untuk mengalirkan air ke sawah warga.
Seorang petani Amir mengatakan, kekeringan di wilayahnya sudah terjadi sejak satu bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat para petani harus bergantung terhadap pompa air agar sawah mereka tetap teraliri air.
“Sudah lama kering semenjak tandur sampai sekarang ga ada air. Bisanya dibantu sama mesin sekarang harus nyiapin bensinnya,” katanya kamis 17 Agustus 2023.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan para petani lantaran harus menambah kos anggaran untuk memastikan sawah mereka tetap teraliri air.
“Kita paling nyewa mesinnya. Ya sangat merugikan soalnya tiap tahun kaya gini sering,” jelasnya.
Ia mengatakan, setiap tahunnya melakukan penanaman selama dua kali. Namun baru mengalami kendala saat penanaman ke dua. “Satu tahun dua kali tanam padi tapi yang musim hujan ga dibantu mesin, tapi pas sekarang kemarau dibantu mesin semua,” imbuhnya.
Lebih lanjut para petani berharap kepada pemerintah terkait agar dapat bisa membantu atas kekeringan yang melanda, terutama dalam hal membuatkan saluran irigasi agar sawah mereka dapat terairi. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi










