SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI berencana akan menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran baru 2024 mendatang secara nasional.
Kurikulum Merdeka itu akan diterapkan di beberapa tingkatan pendidikan. Yakni, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), hingga perguruan tinggi.
Keseriusan itu dibuktikan dengan Kurikulum Merdeka saat ini sudah masuk pada tahap penyelesaian di DPR RI dan Kemendikbudristek.
Saat ini, sebagian sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka, sembari menunggu kesiapan serta persiapan sekolah dari tingkat SD sampai perguruan tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran pada Kemendikbudristek RI, Zulfikri Anas mengatakan, Kurikulum Merdeka merupakan program yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek untuk mengarah kepada minat, bakat, keterampilan, serta kompetensi masing-masing siswa.
Nantinya, para guru juga akan diminta untuk meningkatkan kompetensi maupun sertifikasi untuk mendukung pembelajaran Kurikulum Merdeka.
“Jadi, Kurikulum Merdeka ini nantinya guru berkewajiban untuk melayani siswa, terhadap minat dan keterampilannya. Memang sebetulnya, kurikulum ini sudah diterapkan di beberapa sekolah di Indonesia, bahkan sekitar 3.000-an sekolah,” ujarnya usai melakukan Workshop Pendidikan Sosialisasi Kurikulum Merdeka di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat, 18 Agustus 2023.
Ia mengatakan, dalam penerapan Kurikulum Merdeka ini, diharapkan dapat memberikan ruang serta keleluasaan guru dalam melakukan metode pembelajaran, khususnya terhadap siswa.
“Lebih efisien juga waktunya. Guru pun bisa leluasa untuk memberikan pelajaran kepada siswa, dan memang lebih difokuskan kepada kompetensi dan keterampilan dari siswa itu sendiri,” katanya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











