SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang menonjolkan pembuatan eco enzym dan juga bank sampah pada penilaian Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023.
Pada penataan tahun ini, Desa Walikukun menunjuk RW 02 Kampung Walikukun sebagai lokasi untuk pelaksanaan LKBA 2023.
Di lokasi tim juri ditunjukan bagaimana pembuatan eco Enzym yang dapat dibuat dari sampah-sampah organik dan nantinya dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman yang ada di lingkungan.
Salah satu tim juri dari Dewan Redaksi Radar Banten M Widodo mengatakan setelah berkeliling melihat seluruh penataan yang dilakukan oleh warga, ternyata ada hal yang sangat istimewa yaitu soal bank sampah.
“Bank sampan cahaya wali namanya, disini saya lihat ada beberapa proses pengolahan sampah yaitu proses penimbangan,” katanya Rabu 30 Agustus 2023.
Selain itu, ia mengaku sangat terpukau dengan inovasi yang ada du kampung Walikukun yang mengolah sampah-sampah organik menjadi eco enzym yang tentunya sangat berguna untuk tanaman.
“Ini untuk pupuk tanaman, ini tadi diproses selama 3 bulan. Adapun bahannya dari kulit-kulit buah buahan kecuali kulit pisang dan buah salak,” jelasnya.
Ia menilai jika inovasi-inovasi yang sudah dilakukan sangat baik sekali, bahkan bank sampah sudah berjalan sejak tahun 2019. Bahkan produk-produknya sudah dipasarkan dan dibeli oleh masyarakat sekitar.
“Ke depan kita berharap agar enzim ini bisa dijual komersial ke luar dan dapat dipasarkan di toko-toko,” jelasnya.
Sementara itu, ketua penggerak lingkungan desa Walikukun Sakilah mengatakan jika desa Walikukun setiap tahunnya selalu ikut serta dalam pelaksanaan LKBA.
“Ini tujuannya untuk mengoptimalkan dan menumbuhkan semangat masyarakat dalam bergotong royong untuk membersihkan lingkungan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk bank sampah sudah ada sejak tahun 2019. Bahkan pihaknya sudah pernah mendapatkan penghargaan pengelolaan bank sampah terbaik.
“Kemudian kami berproses dan melaksanakan pengukuhan untuk membuat bank sampah cahaya wali. Kami juga merekrut masyarakat untuk menjadi nasabah bank sampah,” jelasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Desa Walikukun Tonjolkan Eco Enzym dan Bank Sampah di Penilaian LKBA 2023
SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang menonjolkan pembuatan eco enzym dan juga bank sampah pada penilaian Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023.
Pada penataan tahun ini, Desa Walikukun menunjuk RW 02 Kampung Walikukun sebagai lokasi untuk pelaksanaan LKBA 2023.
Di lokasi tim juri ditunjukan bagaimana pembuatan eco Enzym yang dapat dibuat dari sampah-sampah organik dan nantinya dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman yang ada di lingkungan.
Salah satu tim juri dari Dewan Redaksi Radar Banten M Widodo mengatakan setelah berkeliling melihat seluruh penataan yang dilakukan oleh warga, ternyata ada hal yang sangat istimewa yaitu soal bank sampah.
“Bank sampan cahaya wali namanya, disini saya lihat ada beberapa proses pengolahan sampah yaitu proses penimbangan,” katanya Rabu 30 Agustus 2023.
Selain itu, ia mengaku sangat terpukau dengan inovasi yang ada du kampung Walikukun yang mengolah sampah-sampah organik menjadi eco enzym yang tentunya sangat berguna untuk tanaman.
“Ini untuk pupuk tanaman, ini tadi diproses selama 3 bulan. Adapun bahannya dari kulit-kulit buah buahan kecuali kulit pisang dan buah salak,” jelasnya.
Ia menilai jika inovasi-inovasi yang sudah dilakukan sangat baik sekali, bahkan bank sampah sudah berjalan sejak tahun 2019. Bahkan produk-produknya sudah dipasarkan dan dibeli oleh masyarakat sekitar.
“Ke depan kita berharap agar enzim ini bisa dijual komersial ke luar dan dapat dipasarkan di toko-toko,” jelasnya.
Sementara itu, ketua penggerak lingkungan desa Walikukun Sakilah mengatakan jika desa Walikukun setiap tahunnya selalu ikut serta dalam pelaksanaan LKBA.
“Ini tujuannya untuk mengoptimalkan dan menumbuhkan semangat masyarakat dalam bergotong royong untuk membersihkan lingkungan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk bank sampah sudah ada sejak tahun 2019. Bahkan pihaknya sudah pernah mendapatkan penghargaan pengelolaan bank sampah terbaik.
“Kemudian kami berproses dan melaksanakan pengukuhan untuk membuat bank sampah cahaya wali. Kami juga merekrut masyarakat untuk menjadi nasabah bank sampah,” jelasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani











