LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Lebak rawan terdampak bencana alam. Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di daerah rawan bencana alam.
Selain rawan bencana, ada beberapa wilayah juga yang memiliki medan jalan yang cukup berat untuk dilalui, sehingga dapat mengganggu pengiriman logistik ke setiap kecamatan.
Terkait dengan kondisi tersebut, Ketua KPU Banten, Mohamad Ihsan, mengatakan bahwa demi kesusksesan terselenggaranya Pemilu 2024 di Lebak akan berkoordinasi dengan instansi dan dinas terkait. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan logistik dan pelaksanaan Pemilu 2024.
“Tentu kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, berkaitan dengan bencana maka kami berkoordinasi dengan pihak-pihak sekiranya yang akan meminimalisir kejadian tersebut,” kata Mohamad Ihsan pada Selasa, 28 November 2023.
Saat ini, gudang KPU Lebak sudah menerima logistik berupa kotak suara, bilik suara, segel, dan tinta yang tersimpan pada tiga gudang di Jalan Siliwangi, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.
Sebelumnya, KPU Lebak mengonfirmasi ada 35 kotak suara yang rusak, sehingga kotak suara tersebut tidak layak digunakan pada Pemilu 2024.
Mohamad Ihsan mengungkapkan, untuk logistik Pemilu 2024 diprediksi akan dikirim semuanya pada Januari 2024. Logistik yang datang tersebut merupakan surat suara.
“Kami memastikan logistik tersebut paling terlambat awal Januari ya, nanti kita akan pastikan kembali,” ujarnya saat berada di gudang logistik KPU Lebak
Pelaksanaan Pemilu akan digelar pada 14 Februari 2024. Pemilu akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia.
Diungkapkan Mohamad Ihsan, pelaksanaan Pemilu 2024 di Lebak berjalan lancar. Pihaknya juga akan berkoordinasi serta mencegah terjadinya gangguan Pemilu.
“Harapannya bahwa segala risiko bisa kita minimalisir sebaik mungkin,” pungkasnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agus Priwandono











