slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Cilegon

Data Bisa Deteksi Bencana dan Selamatkan Nyawa Masyarakat

Bayu Mulyana by Bayu Mulyana
09-12-2023 12:01:11
in Cilegon, Utama
Data Bisa Deteksi Bencana dan Selamatkan Nyawa Masyarakat
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Satu Data Indonesia (SDI) merupakan sistem integratif dalam hal penanganan data. Dengan adanya SDI, Pemerintah bisa membuat kebijakan yang tepat.

Dalam keterangan tertulis, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Nezar Patria menjelaskan, data bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya bencana serta menyelamatkan nyawa masyarakat.

“Contohnya di India, pemerintah mereka membuat aplikasi untuk mendeteksi banjir dan menggunakan kecerdasan buatan, lalu diolah semua datanya dan bisa buat prediksi satu minggu sebelum banjir datang sehingga penduduk di daerah itu bisa diungsikan terlebih dahulu. Prediksi ini bisa membuat banyak nyawa masyarakat diselamatkan,” kata Nezar dalam acara Talkshow Integrasi SPBE Pilar Transformasi Digital Indonesia dengan tema Akselerasi Pelayanan Publik dengan Integrasi SPBE di Jakarta.

Nezar menambahkan, Jakarta adalah daerah yang selalu banjir pada masa musim hujan.

Kata dia, dengan big data maka bisa didapat data geospasial, demografi, dan solusi integratif yang harus dilakukan hingga ke bantuan yang harus diberikan.

Co-founder & CEO Katadata, Metta Dharmasaputra menambahkan, pemanfaatan data untuk memprediksi bencana sudah dilakukan pada masa pandemi Covid-19.

“Ketika itu sebenarnya sudah ada data ledakan penyakit pneumonia tapi kita tidak menangkap data itu. Harusnya bisa diprediksi apa yang akan terjadi. Lalu kami di Katadata membuat indeks kerentanan Covid-19, kita petakan jumlah RS, ranjang, dan tenaga perawat di tiap daerah. Ternyata, Jawa  Barat dan Banten adalah daerah yang paling rentan karena jumlah penduduk besar dan jumlah RS, ranjang, serta tenaga perawat yang tidak terlalu banyak,” kata Metta.

Pengelolaan Data

Baca Juga :

Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga Banten Kuatkan Sinergi Antar Kader

Gubernur Banten Perintahkan Pejabat Tingkatkan Pelayanan: Setiap Program Harus Bermanfaat!

Baru Triwulan I, PADes BUMDes Bandung Pandeglang Sudah Capai Rp58 Juta

Program MBG Belum Jalan di Lebak, Pemkab Masih Tunggu Instruksi Pusat

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Nezar Patria menambahkan, pengelolaan data di Indonesia melibatkan banyak kementerian dan lembaga.

Ibarat sebuah korporasi, Chief Data Officer adalah Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang bertugas mengumpulkan data. Sedangkan, Kementerian Keuangan menjadi Chief Financial Officer, Kementerian Kominfo menjadi Chief Technology Officer.

“Karena Dukcapil ada data-data penting dari daerah dan juga dikonsolidasi maka Kemendagri itu jadi Chief Regional Government Officer, lalu terkait keamanan kita libatkan BSSN sebagai Chief Security Offficer serta BRIN jadi Chief Research Officer,” jelas Nezar.

Nezar menegaskan, Satu Data Indonesia akan memiliki kualitas data yang lebih baik, sehingga bisa menjadi rujukan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan.

Metta menambahkan, problem utama Indonesia saat ini adalah ketersediaan data yang cukup layak untuk jadi bahan analisis.

Metta memberi contoh, beberapa waktu lalu seorang profesor di Manchester, Inggris, mengungkapkan penyebab kematian terbesar di Indonesia pada tahun 90-an adalah kardiovaskular.

“Pada tahun 90-an, 20 persen pasien yang meninggal karena kardiovaskular dan 13 tahun kemudian jumlahnya sudah naik jadi 35 persen. Jadi 1/3 penduduk Indonesia bisa meninggal karena kardiovaskular. Data ini penting untuk diolah sehingga bisa menjadi data yang hidup,” pungkas Metta. (*)

Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono

Tags: basis dataDatadata untuk kesejahteraanfungsi datakatadataKatadata Insight CenterKesejahteraan MasyarakatTalkshowtalkshow Integrasi SPBE Pilar Transformasi Digital Indonesiatata kelola data
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Harga Cabai Makin Mahal, Pedagang di Pasar Rau Ngaku Omzet Turun Drastis

Next Post

Pertama, Puluhan Klub Basket Berkompetisi di Alun-Alun Pandeglang

Related Posts

Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga Banten Kuatkan Sinergi Antar Kader
Berita Utama

Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga Banten Kuatkan Sinergi Antar Kader

by Yusuf Permana
Selasa, 29 Juli 2025 21:39

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID -Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggelar rapat koordinasi tahun 2025 di Gedung Negara...

Read moreDetails

Gubernur Banten Perintahkan Pejabat Tingkatkan Pelayanan: Setiap Program Harus Bermanfaat!

Baru Triwulan I, PADes BUMDes Bandung Pandeglang Sudah Capai Rp58 Juta

Program MBG Belum Jalan di Lebak, Pemkab Masih Tunggu Instruksi Pusat

Kota Industri dengan 17 Ribu Warganya Miskin, DPRD Cilegon Minta Intervensi Nyata

Ini 4 Prioritas Pembangunan Lebak 2026 yang Bakal Bikin Hidup Masyarakat Lebih Baik

Rumah Warga Kurang Mampu di Pandeglang Dapat Bantuan Renovasi Rumah dari Baznas

Ini Harapan Tokoh Masyarakat untuk Pemimpin Banten 2024-2025

Aap-Anita Janji Bangun Pandeglang Lebih Maju dan Adil

Ini Tema Debat Perdana Pilkada Kabupaten Serang 2024

Next Post
Pertama, Puluhan Klub Basket Berkompetisi di Alun-Alun Pandeglang

Pertama, Puluhan Klub Basket Berkompetisi di Alun-Alun Pandeglang

PT Infiniti Launching Rumah Subsidi di Kabupaten Serang, Tawarkan Harga Murah Kualitas Mewah

PT Infiniti Launching Rumah Subsidi di Kabupaten Serang, Tawarkan Harga Murah Kualitas Mewah

Bupati Serang Dukung Pembangunan Rumah Subsidi dengan Kualitas Terbaik di Serang Timur

Bupati Serang Dukung Pembangunan Rumah Subsidi dengan Kualitas Terbaik di Serang Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga Pabuaran Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir

Warga Pabuaran Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir

Kamis, 30 Juli 2026 16:37
Duh! Puluhan Warga Kota Serang Terjangkit HIV, Didominasi Kelompok Gay

Duh! Puluhan Warga Kota Serang Terjangkit HIV, Didominasi Kelompok Gay

Kamis, 30 Juli 2026 16:27
Groundbreaking PSEL Kota Serang Dibidik Desember 2026

Groundbreaking PSEL Kota Serang Dibidik Desember 2026

Kamis, 30 Juli 2026 15:56
Larang Peredaran Miras, Wali Kota Serang Beberkan Tujuan Revisi Perda PUK

Larang Peredaran Miras, Wali Kota Serang Beberkan Tujuan Revisi Perda PUK

Kamis, 30 Juli 2026 15:31
Berisiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Imbau Warga Tidak Bakar Sampah 

Berisiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Imbau Warga Tidak Bakar Sampah 

Kamis, 30 Juli 2026 15:06
Musda V Partai Demokrat: Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang Dukung Iti

Musda V Partai Demokrat: Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang Dukung Iti

Kamis, 30 Juli 2026 14:28
Warga Pabuaran Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir

Warga Pabuaran Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir

Kamis, 30 Juli 2026 16:37
Duh! Puluhan Warga Kota Serang Terjangkit HIV, Didominasi Kelompok Gay

Duh! Puluhan Warga Kota Serang Terjangkit HIV, Didominasi Kelompok Gay

Kamis, 30 Juli 2026 16:27
Groundbreaking PSEL Kota Serang Dibidik Desember 2026

Groundbreaking PSEL Kota Serang Dibidik Desember 2026

Kamis, 30 Juli 2026 15:56
Larang Peredaran Miras, Wali Kota Serang Beberkan Tujuan Revisi Perda PUK

Larang Peredaran Miras, Wali Kota Serang Beberkan Tujuan Revisi Perda PUK

Kamis, 30 Juli 2026 15:31
Berisiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Imbau Warga Tidak Bakar Sampah 

Berisiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Imbau Warga Tidak Bakar Sampah 

Kamis, 30 Juli 2026 15:06
Musda V Partai Demokrat: Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang Dukung Iti

Musda V Partai Demokrat: Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang Dukung Iti

Kamis, 30 Juli 2026 14:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga Pabuaran Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir

Warga Pabuaran Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 30 Juli 2026 16:37

Tangkapan layar kondisi hulu Bendungan Sindangheula mengalami sedimentasi.

Duh! Puluhan Warga Kota Serang Terjangkit HIV, Didominasi Kelompok Gay

Duh! Puluhan Warga Kota Serang Terjangkit HIV, Didominasi Kelompok Gay

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 30 Juli 2026 16:27

Ilustrasi gay. (Foto: AI)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak