SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 1.508 kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polda Banten selama tahun 2023. Dari ribuan kasus kecelakaan itu telah menyebabkan 645 korban meninggal dunia.
Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan korban luka ringan, luka berat dan kerugian materil. Untuk korban luka berat sebanyak 125 orang, luka ringan 1.115 orang dan kerugian materil Rp3 miliar lebih.
“Korban meninggal dunia dari Januari sampai 27 Desember 2023 terdapat 645 dari 1.508 kasus kecelakaan,” kata Karim saat pers rilis akhir tahun di Mapolda Banten, Jumat sore, 29 Desember 2023.
Karim menjelaskan, jika merujuk data tahun 2022 kasus kecelakaan mengalami penurunan hingga empat persen. Pada tahun lalu terjadi 1.568 kecelakaan dengan korban jiwa 700 orang, luka berat 147 orang dan luka ringan 1.256. “Untuk kerugian materil Rp 3,024 miliar, turun 1 persen,” ujar perwira tinggi Polri ini.
Karim mengatakan, ada banyak penyebab kecelakaan yang terjadi di wilayah Provinsi Banten. Diantaranya, faktor cuaca, jalan transportasi yang digunakan dan pengemudi. “Banyak faktor, faktor jalan, cuaca dan transportasi,” katanya.
Karim juga mengatakan, masih banyaknya kasus kecelakaan tersebut membuat pihaknya terus melakukan penertiban pelanggaran lalu lintas dengan mengembangkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak. “Saya juga memerintahkan dirlantas dan kasat lantas untuk mengatur lagi kendaraan besar yang masuk perkotaan,” ungkap alumnus Akpol 1995 ini.
Terkait dengan pelanggaran lalu lintas yang diberikan sanksi tilang, Polda Banten dan jajaran diungkapkan Karim telah melakukan penindakan 3.511 pelanggar. Angka itu mengalami penurunan 56 persen atau diangka 4.381 pelanggar.
“Jumlah penindakan melalui ETLE pada tahun 2023 sebanyak 29.461. Dari data ini mengalami kenaikan 77 persen. Pada tahun lalu penindakan melalui ETLE ini sebanyak 16.622,” tutur mantan Kapolres Metro Tangerang Kota ini.
Editor : Merwanda











