PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah menerima surat suara dari pihak penyedia yang disimpan di gudang, KPU Kabupaten Pandeglang telah mulai melakukan pelipatan surat suara yang telah diterima jenis surat suara Presiden dan Wakil Presiden, dan DPRD Provinsi.
Ketua KPU Pandeglang Nunung Nurazizah mengungkapkan, untuk proses pelipatan surat suara ini, KPU Pandeglang menerjunkan sebanyak 80 tenaga dilibatkan. Pelipatan diawali surat suara Presiden dan Wakil Presiden dan DPRD Provinsi.
“Proses pelipatan berlangsung di gudang logistik KPU Pandeglang, ya 80 tim atau tenaga dilibatkan proses pelipatan nya,” ungkapnya, 5 Januari 2024.
Dikatakannya, untuk pengamanan dalam pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini melibatkan unsur petugas keamanan dari pihak kepolisian.
“Untuk distribusi pastinya kami di kawal pihak kepolisian untuk surat suara, sementara untuk perlengkapan lainnya kondisional,” katanya.
“Karena memang secara ketentuan non logistik tidak diwajibkan di kawal karena yang diwajibkan hanya surat suara saja,” sambungnya.
Ia menyampaikan, bahwa tentunya setelah dilakukan peliputan kemudian masuk ke proses packing surat suara. Setelah itu dilakukan pengecekan kembali kemudian baru bisa di distribusikan.
“Secara plan untuk distribusi dimulai tanggal 10 Februari sampai 13 Februari 2024 ini, ya jadi empat harian,” ucapnya.
Ia menambahkan, bahwa untuk mekanisme pendistribusian KPU Pandeglang akan mengirimkan logistik Pemilu 2024 ke daerah yang terjauh terlebih dahulu.
“Kami tentukan pendistribusian logistik dikirimkan ke daerah terjauh dulu, sedangkan untuk bagian daerah kota dikirimkan di H-1 di hari-hari terakhir itu,” tambahnya.
Ia menyampaikan, untuk pengiriman logistik Pemilu 2024 ini menggunakan kendaraan truk yang di estimasikan satu truk bisa menampung 140 kotak dus.
“Kita menggunakan truk pengirimannya, kalau menggunakan perahu karet kalau memang terkendala oleh banjir,” tandasnya.
Editor : Merwanda











