SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Muhammad Ibnu Farid (6), ditemukan tewas tenggelam di saluran Irigasi Bedeng, Kampung Panosogan, Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Sabtu malam, 10 Februari 2024.
Sebelum ditemukan tewas, bocah asal Kampung Cirogol, Desa Cikeusal itu terpeleset dan terbawa arus.
Kasi Humas Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dedi Jumhaedi mengatakan, kejadian itu berlangsung sekira pukul 16.20 WIB. Ketika itu korban sedang bermain di pinggir dan terjatuh ke saluran irigasi.
Korban yang tidak bisa berenang itu kemudian terbawa arus. “Kejadiannya sekira pukul 16.20 WIB. Saat kejadian korban sedang bermain di pinggir irigasi dan terpeleset hingga membuatnya terbawa arus,” kata Dedi, Minggu, 11 Februari 2024.
Saat korban tenggelam, terdapat warga yang berusaha menolong. Namun, bocah malang itu tidak dikunjung ditemukan. “Saat korban ini tenggelam ada yang berusaha menolong, namun tidak dapat menemukan korban,” ujar Dedi.
Dedi mengungkapkan, hilangnya bocah di saluran irigasi tersebut, membuat warga sekitar melakukan pencarian. Sekira pukul 23.00 WIB, jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Pencarian korban ini melibatkan warga, Basarnas Banten dan pihak-pihak terkait. Jasad korban berhasil ditemukan sekira pukul 23.00 WIB oleh warga yang ikut membantu pencarian,” ungkap Dedi.
Dedi menambahkan, jasad korban tersebut oleh warga dan petugas dibawa ke rumah duka. Atas kejadian ini, pihak keluarga korban telah memakamkannya. “Informasinya sudah dimakamkan,” tutur pria asal Serang ini.
Editor : Merwanda











