SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Selama tanggal 11 hingga 13 April 2024, sudah ada sebanyak 320 ribu wisatawan telah berkunjung ke objek wisata yang berada di kawasan pantai Anyer-Cinangka, Kabupaten Serang. Jumlah tersebut lebih banyak 20 persen dari tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Usaha Jasa Pariwisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Amar Ma’ruf mengatakan, terdapat peningkatan kunjungan wisatawan di tahun ini untuk periode libur idul fitri 1445 hijriyah yakni sebesar 20 persen.
“Untuk kunjungan wisatawan sejak tanggal 11 sampai 13 April 320.000. Meningkat sekitar 20 persen dari tahun lalu,” katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Minggu 14 April 2024.
Ia mengatakan, di periode libur Idul Fitri tahun ini pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang mencapai 550 ribu orang. Pihaknya pun mengaku optimistis target tersebut akan tercapai lantaran dua hari ini data jumlah kunjungan wisatawan belum terkumpul.
“Insya allah tercapai, karena untuk data hari ini dan besok kan belum masuk. Selain itu, data dari tempat wisata yang di luar Anyar-Cinangka juga kan belum masuk,” tegasnya.
Ia mengatakan, puncak kunjungan wisata di kawasan Anyar-Cinangka terjadi pada dua hari, yakni pada tanggal 13 dan 14 April 2024. Tingginya kunjungan wisata ke pantai Anyar-Cinangka juga berdampak pada okupansi hotel yang ada di wilayah tersebut.
“Dari data yang kita terima, okupansi hotel rata-rata berada di angka 85 persen,” tegasnya.
Ia mengatakan, wisatawan yang berkunjung ke kawasan Anyer-Cinangka pada momen libur Idul Fitri mayoritas berasal dari beberapa wilayah yakni Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten.
Lebih lanjut, ia berharap agar pengelola wisata di wilayah Kabupaten Serang mau memperhatikan keamanan dan kebersihan lingkungannya. Hal itu agar memberikan kesan yang positif bagi para wisatawan yang berkunjung sehingga nantinya mereka mau kembali berkunjung ke kawasan pantai Anyar-Cinangka.
“Pengelola tetap diimbau untuk tetap berpedoman pada standar pengelolaan dengan prinsip sapta pesonanya sehingga para wisatawan merasa nyaman untuk berwisata dan pulang membawa kesan dan kenangan sehingga ingin kembali berwisata ke Anyar-Cinangka walaupun tentu perlu perjuangan melalui kemacetan dengan tetap sabar dan mengikuti tata tertib lalu lintas,” pungkasnya. (*)
Editor: Abdul Rozak











