SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pasca libur Lebaran 2024, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Serang masih terus bertambah. Selama Januari-April 2024, kasus DBD di Kota Serang sudah tembus 300 lebih.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanudin mengaku, kasus DBD di Kota Serang terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal itu dapat dilihat dari data per bulan di tahun 2024.
Bahkan, setelah libur Lebaran Idul Fitri 1445 H, terdapat 26 orang yang terjangkit DBD dan kini tengah mendapatkan perawatan di RSUD Kota Serang
“Data terkini DBD kalau di RSUD ada sekitar 26 orang. Tidak ada korban yang meninggal alhamdulillah tertangani semua,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Rabu 17 April 2024.
Dia mengatakan, pada bulan Januari terdapat 44 orang, bulan Februari meningkat sebanyak 125 orang, dan bulan Maret kembali meningkat sebanyak 165 orang yang terjangkit DBD.
“Apabila ditotal dari bulan Januari sampai Maret, kasus DBD sebanyak 334 kasus,” katanya.
Ia meminta, agar semua lapisan masyarakat dapat membantu untuk mengurangi kasus DBD supaya tidak ada peningkatan dengan menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
“Saya mengharapkan semua lapisan masyarakat ikut membantu agar dapat menerapkan PSN. Oleh karena itu saya menginginkan warga siap siaga untuk menghindari adanya genangan air,” jelasnya.
Dia meminta, agar masyarakat tidak menampung air hujan yang bisa membentuk jentik-jentik nyamuk DBD.
“Karena sekarang air hujan masih turun, apabila air itu ditampung di bak itu bakal membentuk cikal bakal jentik nyamuk DBD,” tuturnya.
Ia menilai, saat ini program fogging dianggap kurang tepat untuk menekan angka kasus DBD. Sebab, fogging hanyalah memberantas nyamuk dewasa saja, dan tidak sampai dengan jentik nyamuk.
“PSN yang penting, karena fogging itu hanya memberantas nyamuk dewasa saja. Nyamuk dewasanya mati tapi cikal bakal nyamuknya timbul lagi karena air yang tergenang tidak ngalir maka timbul lagi, jadi dewasa lagi, gigit lagi. Gak akan abis-abis permasalahanya,” katanya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat mengaku, saat ini kasus DBD di Kota Serang tengah ditangani oleh Pemkot Serang agar tidak terjadinya peningkatan ke depannya.
Bahkan, dia juga menyaksikan langsung warga Kota Serang yang terjangkit DBD dan tengah mendapatkan perawatan di RSUD Kota Serang.
“Tadi ada pasien sekitar 26 orang terkena DBD dan semua sudah tertangani di RSUD Kota Serang,” ujarnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











