SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Serang berencana akan segera membuka pendaftaran penjaringan untuk bakal calon Bupati maupun bakal calon Wakil Bupati Kabupaten Serang.
Dalam penjaringan tersebut, pihaknya membuka peluang sebesar-besarnya bagi siapa pun, baik kader internal partai, kader partai lain, ataupun tokoh publik yang ingin maju di Pilkada Kabupaten Serang.
Ketua DPW PKS Kabupaten Serang, Agus Wahyudiono mengatakan, dengan perolehan sebanyak enam kursi pada Pileg 2024 lalu, pihaknya berharap mendapatkan partner atau paling tina mencarikan figur bupati terbaik untuk Kabupaten Serang.
“Dengan pecah telor dari 5 menjadi 6 ini jadi energi baru teman-teman PKS dan nanti yang siap menjadi calon bupati atau wakil bupati akan kita dorong, kalau toh tidak ada kita jaring nanti,” katanya saat ditemui usai pelaksanaan kegiatan tasyakuran milad PKS ke 22 DPD PKS Kabupaten Serang di Ciruas, Minggu 28 April 2024.
Ia mengaku memiliki kader-kader terbaik yang tentunya yang siap untuk mendampingi ataupun didamping dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Serang 2024. “Dari internal kita punya kader terbaik, ada pak Gembong, pak Najib, ada Pak Mansur, ada pak Agus, untuk internal siap untuk mendampingi maupun didampingi,” tegasnya.
Namun demikian, pihaknya belum dapat menentukan sikap saat ini terkait hal tersebut lantaran harus terlebih dahulu menunggu hasil penjaringan yang nanti akan dilaksanakan oleh PKS. Akan tetapi, pihaknya menegaskan jika PKS membuka peluang untuk mengusung calon sendiri di Pilkada.
“Insya allah kalau ada calon terbaik baik dari kader internal PKS maupun dari luar partai, ataupun tokoh, kemudian memiliki kapasitas, kapabilitas dan energi kemenangannya ada, kenapa tidak,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya mengaku dalam milad kali ini mengisyaratkan pemotongan tumpeng berwarna orange, bukan lagi berwarna kuning. Hal tersebut dengan harapan tahun ini merupakan tahunnya PKS sehingga menjadi tahun kemenangan PKS.
“Selagi ada calon terbaik dan potensial tinggi, akan kita support, karena kami dari PKS tidak bisa mencalonkan sendiri karena kursi kita enam, dan Golkar kursinya 11 kan mampu memunculkan sendiri. Tapi meskipun kursi 11 mereka harus diperkuat oleh partai lain,” tegasnya.
Untuk menunjang hal tersebut pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan partai-partai lain hingga tokoh untuk membahas Pilkada yakni dengan Nasdem, Gerindra dan PKB.
“Dengan Golkar di tingkat Kabupaten Serang kita belum ada komunikasi, nanti bertahap setelah dengan Gerindra, Nasdem, PKB dan abah Otong, nah pekan depan kita akan jalin komunikasi dengan partai lain,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten Gembong Rudiansyah Sumedi mengaku, akan melihat perkembangan terlebih dahulu untuk Pilkada Kabupaten Serang.
“Kita tunggu perkembangan, apakah PKS ada kader yang diusung, karena kan mengusung kader tidak mudah ya, jadi kita berharap ada perkembangan baru,” tegasnya.
Ia mengaku tidak mewajibkan kadernya untuk maju di Pilkada Kabupaten Serang sehingga akan melihat peluang yang ada dengan realistis. “Realistis saja, apabila ada kader yang maju, siap untuk menang silahkan, cuman kalau tidak ada kita juga tidak memaksakan,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











