PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perkumpulan Urang Banten (PUB) menggelar sosialisasi mengenai pertanian untuk para petani di Desa Kadubelang, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Minggu 23 Juni 2024.
Ketua PUB Kabupaten Pandeglang, Ki Tb. Asep Rafiudin Arief, menyatakan bahwa PUB hadir di tengah masyarakat, khususnya kelompok tani di Desa Kadubelang, Kecamatan Mekarjaya, untuk memberikan sosialisasi tentang pertanian. Acara ini menghadirkan mantan Menteri Pertanian RI dari era pemerintahan SBY, yang juga merupakan pengurus PUB Pusat.
“PUB memiliki motto Kabula Kabale Kabalendongan, yang mencakup berbagai profesi di dalamnya untuk bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Banten, salah satunya di bidang pertanian dan budaya,” ungkap Tb. Asep Rafiudin Arief, yang juga merupakan pimpinan DPRD Pandeglang.
“Makanya kita hadir untuk lebih dekat dan mendengar keluh kesah para petani sekaligus memberikan sosialisasi kepada para petani,” tambahnya.
Perkumpulan Urang Banten (PUB) mengadakan sosialisasi mengenai pertanian bagi para petani di Desa Kadubelang, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang.
Ketua PUB Kabupaten Pandeglang, Ki Tb. Asep Rafiudin Arief menyatakan bahwa PUB hadir di tengah masyarakat, khususnya kelompok tani di Desa Kadubelang, untuk memberikan sosialisasi tentang pertanian. Acara ini menghadirkan mantan Menteri Pertanian RI dari era pemerintahan SBY, yang juga merupakan pengurus PUB Pusat.
“PUB memiliki motto Kabula Kabale Kabalendongan, yang mencakup berbagai profesi di dalamnya untuk bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Banten, salah satunya di bidang pertanian dan budaya,” ungkap Tb. Asep Rafiudin Arief, yang juga merupakan pimpinan DPRD Pandeglang.
“Makanya kita hadir untuk lebih dekat dan mendengar keluh kesah para petani sekaligus memberikan sosialisasi kepada para petani,” tambahnya.
Sementara itu, Ki Anton Apriantono memberikan pemahaman kepada para petani tentang cara bertani yang baik dengan memanfaatkan potensi wilayah setempat.
“Intinya kendala yang dialami oleh petani adalah tentang pengendalian hama. Maka diharapkan peran Dinas Pertanian untuk memberikan pelatihan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) kepada kelompok tani,” harapnya, setelah memberikan banyak ilmu tentang pertanian.
Nyi Ratu Anita Sangadiah menyatakan bahwa kebudayaan dan pertanian tidak bisa dipisahkan dan harus dipahami oleh masyarakat. Dia hadir untuk menyampaikan informasi tentang Museum Budaya Banten yang dikelolanya sebagai bagian dari warisan leluhur Banten.
“Kebudayaan dan pertanian tidak bisa terpisahkan di masyarakat. Salam budaya, salam jati diri bangsa,” katanya.
Kepala Desa Kadubelang, Sapri, memberikan apresiasi terhadap acara yang digagas oleh PUB Kabupaten Pandeglang.
“Kami berharap dengan kehadiran PUB di Desa Kadubelang dapat membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani, dan membawa perubahan untuk kemajuan daerah, terutama terkait dengan infrastruktur jalan,” tandasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











