KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bagi penderita maag, puasa menjadi tantangan tersendiri. Jika kambuh, penderita maag atau Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) dapat mengalami penurunan kesehatan seperti sesak nafas, sakit di dada, mual hingga muntah.
Pada beberapa kasus bahkan penderitanya harus dilarikan ke rumah sakit karena tak sadarkan diri.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, ada beberapa faktor pemicu maag kambuh atau Gerd, seperti pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan yang memicu produksi gas, stres, hingga emosi yang tidak terkendali.
Meski behgitu, Dini menegaskan, penderita maag atau Gerd masih tetap bisa berpuasa asalkan mengatur pola makan dengan memilih pola hidup yang sehat.
Berikut beberapa tips agar maag atau gerd tidak kambuh selama menjalani puasa:
1. Jangan melewatkan sahur
Melewatkan sahur dapat meningkatkan risiko asam lambung naik karena lambung dalam keadaan kosong dalam waktu yang lebih lama. Pastikan untuk sahur dengan porsi yang cukup agar energi tetap terjaga sepanjang hari.
2. Pilih menu sahur yang ramah untuk lambung
Saat sahur, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, rendah lemak, dan kaya serat, seperti oatmeal, pisang, atau roti gandum. Hindari makanan pedas, asam, atau bersantan karena dapat memicu produksi asam lambung berlebih.
3. Perhatikan pola minum
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih selama sahur dan berbuka. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah berlebihan karena dapat merangsang produksi asam lambung.
4. Jangan tidur setelah makan
Langsung tidur setelah makan dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan, yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur.
5. Kelola stres dan cukup istirahat
Stres dapat memperburuk kondisi maag sehingga penting untuk mengelola stres dengan baik. Luangkan waktu untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti meditasi atau membaca buku.
6. Berbuka dengan makanan yang tidak mengiritasi lambung
Saat berbuka puasa, mulailah dengan makanan yang ringan seperti kurma dan air putih. Hindari langsung mengonsumsi makanan berat atau berminyak agar lambung tidak bekerja terlalu keras setelah seharian berpuasa
7. Hindari makan berlebihan
Makan dalam porsi besar sekaligus dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Sebaiknya makan dalam porsi kecil namun sering, terutama saat berbuka dan sahur.
Editor: Mastur Huda











