SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Para kepala desa (kades) di Kabupaten Lebak dan Pandeglang lagi-lagi dibuat gelisah. Alasannya? Alokasi Dana Desa (ADD) yang seharusnya sudah mereka terima dari pemerintah daerah belum juga cair. Padahal, dananya sudah disiapkan dari pemerintah pusat lewat Dana Alokasi Umum (DAU).
Sekretaris Apdesi Banten, Rafik Rahmat Taufik, mengaku kecewa karena ADD yang sangat penting untuk operasional pemerintahan desa—termasuk urusan gaji kades dan perangkat desa—belum juga turun.
“Padahal, ADD itu diperuntukkan bagi pemerintah desa (pemdes) untuk operasional di desa, seperti gaji kepala desa, perangkat desa, dan lain-lain,” ujarnya, Selasa, 15 April 2025.
Rafik bilang, pihak desa sebenarnya sudah mengajukan pencairan dana. Tapi sampai sekarang belum ada kabar baik. Sementara daerah tetangga seperti Kabupaten Serang dan Tangerang, ADD-nya sudah cair lebih dulu.
“Kalau Kabupaten Serang dan Tangerang sudah cair, tapi Lebak dan Pandeglang belum,” ucapnya.
Kondisi ini, kata Rafik, sudah berlangsung selama tiga bulan. Yang bikin tambah heran, belum ada juga penjelasan resmi dari pemda.
“Sampai saat ini kami belum mendapat konfirmasi dari pihak terkait, kenapa ADD ini belum turun. Padahal ADD ini berasal dari pusat, tinggal didistribusikan saja kepada desa-desa. Makanya kami minta penjelasannya—ke mana anggaran ADD ini?” pintanya.
Para kades berharap pemda segera buka suara dan memberikan kejelasan. Soalnya, kalau kondisi ini terus berlarut, pelayanan di desa bisa ikut terganggu.
Editor: Merwanda











