SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Suasana Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 06, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Sabtu, 19 April 2025, sempat diwarnai canda tawa ringan dari sejumlah warga usai menggunakan hak pilihnya.
Mereka berseloroh soal kemungkinan PSU digelar lagi jika hasil pemungutan suara kembali disengketakan.
“Coba bayangin, misal abis PSU ini yang menang 01, terus 02 gugat lagi, terus PSU lagi,” ucap seorang warga sambil tertawa kepada rekannya yang juga baru saja mencoblos.
Rekannya menimpali dengan nada setengah bercanda, “Iya, enggak kebayang ya. Nanti yang enak mah petugas di TPS, gaji lagi, gaji lagi”.
Mereka lalu sepakat bahwa jika kondisi seperti itu terjadi terus-menerus, maka proses demokrasi akan terasa melelahkan.
“Bayangin aja, sama-sama enggak terima kalah. Gitu terus aja PSU, enggak berhenti-berhenti,” tambah salah satunya.
Di sisi lain, Kepala Desa Mancak, Irfan, membenarkan bahwa pelaksanaan PSU kali ini tidak seantusias Pilkada Kabupaten Serang 2024. Hal ini dikarenakan PSU digelar pada hari kerja biasa, bukan hari libur nasional.
“Karena ini PSU, dan hari libur ini tidak bersifat nasional, jadi kemungkinan besar banyak masyarakat tetap beraktivitas, terutama para karyawan,” jelas Irfan.
Ia menyebut, hingga pukul 11.00 WIB, partisipasi pemilih baru mencapai sekitar 65 persen. Ia berharap bisa tembus 70 persen.
Petugas KPPS di TPS 06 pun menyampaikan bahwa lonjakan pemilih terjadi pada pagi hari karena warga harus segera berangkat bekerja. Menjelang siang, kondisi TPS mulai lengang.
Meski sempat diwarnai kelakar, warga tetap berharap PSU berjalan lancar dan tidak perlu diulang kembali.
“Capek juga kalau PSU terus. Yang penting sekarang mah hasilnya bisa diterima semua pihak,” ujar salah satu warga sebelum meninggalkan TPS.
Editor: Agus Priwandono










