CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wacana pelimpahan pengelolaan Jalan Lingkar Selatan (JLS) kepada pemerintah pusat kembali mencuat.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan, sedang mempertimbangkan untuk mengusulkan agar JLS yang saat ini menjadi tanggung jawab Pemkot Cilegon, ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.
Menariknya, wacana serupa pernah dilontarkan oleh mantan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, dan anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana Putra, sejak tahun 2021. Keduanya menilai pelimpahan aset JLS merupakan langkah strategis dalam efisiensi anggaran daerah.
Helldy kala itu menjelaskan bahwa JLS membutuhkan anggaran pemeliharaan yang cukup besar. Sementara potensi kerugian akibat pelimpahan dinilai minim, karena jalan tetap bisa digunakan oleh masyarakat dan industri seperti biasa.
“Sekarang pengaruhnya bedanya apa kalau itu diserahkan ke provinsi, kan masih bisa digunakan juga, hanya bedanya di pemeliharaan,” kata Helldy, dalam pernyataannya saat masih menjabat pada 2021.
Ia menambahkan, anggaran yang besar sebaiknya dialihkan untuk pembangunan jalan-jalan lingkungan di permukiman warga.
“Kalau anggaran besar lebih baik bangun jalan di kampung-kampung. Kita bicara efisiensi anggaran, insya Allah tidak akan ada potensi pendapatan yang hilang,” ujarnya saat itu.
Sementara itu, Dede Rohana Putra juga secara terbuka mendukung usulan peningkatan status JLS. Ia menilai Pemkot Cilegon tak bisa selamanya bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat jika status jalan tetap milik kota.
“Kalau Pemkot Cilegon merasa tidak mampu untuk menyediakan anggaran guna memperbaiki JLS, sebaiknya tingkatkan statusnya ke jalan nasional atau provinsi agar kewenangannya pindah,” kata Dede pada tahun 2021.
Wacana yang sempat menguap itu kini kembali mengemuka setelah Andra Soni mendengar langsung keluhan para pelaku industri dalam acara coffee morning di Kota Cilegon, Jumat 25 April 2025. Dalam kesempatan itu, Andra mengatakan siap mengusulkan pelimpahan ke Kementerian PUPR.
“Kita pertimbangkan untuk memohon kepada pemerintah pusat agar meningkatkan status Jalan Lingkar Selatan ini menjadi jalan nasional,” ujar Andra.
Ia menegaskan, JLS adalah jalur vital industri yang dibangun oleh tokoh-tokoh Cilegon dan menjadi urat nadi mobilitas ekonomi kawasan.
“Harapannya, jalan ini bisa menjadi akses utama dalam industri dan juga penghubung antara Serang dan Cilegon,” tutupnya.
Editor: Mastur Huda











