SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Saifullah Yusuf menargetkan jika program Sekolah Rakyat yang jadi bagian astacita Presiden Prabowo Subianto akan mulai beropeasi pada bulan Juli 2025 nanti.
Saat ini, kata Mensos, sudah terdapat 100 titik Sekolah Rakyat yang sudah siap beroperasi.
“Insya Allah perhari ini akan dimulai pembelajaran rintisan sekolah rakyat di 100 titik, 50 persen lebih berada di pulau Jawa. Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” kata Saifullah Yusuf belum lama ini.
Namun, untuk di Provinsi Banten, kata Saifullah belum ada yang siap. Pihaknya pun masih melakukan konsolidasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga pemerintah daerah setempat.”Tapi kalau untuk usulan lahan sudah,” sambungnya.
Dikatakannya, Sekolah Rakyat ini merupakan ide dari Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan yang berkualitas. Sebab, berdasarkan statistik yang pihaknya dapati, mayoritas keluarga miskin ekstrim atau miskin memiliki tingkat pendidikan yang rendah, hanya sampai Sekolah Menegah Pertama (SMP) saja.
Bahkan, angka putus sekolah terus mengalami peningkatan belakangan ini. Makanya, ide Sekolah Rakyat pun digagas untuk memberikan fasilitas pendidikan yang berkualitas bagi warga kurang mampu.
” Pak Presiden menginginkan ada sekolah berasrama untuk keluarga yang kurang mampu ini, agar mendapatkan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Semuanya ditanggung oleh negara, dan diharapkan nanti mereka kalau lurus bisa jadi agen-agen perubahan,” ungkapnya.
“Istilah saya, Presiden ingin memuliakan keluarga yang tidak mampu,” tambah pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.
Dirinya berharap dukungan dari semua pihak dalam upaya merealisasikan program sekolah rakyat ini.
Editor: Abdul Rozak











