LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak terus mendorong petani menggunakan pupuk organik.
Dengan penggunaan pupuk organik, selain dapat meningkatkan produksi padi, juga dapat menetralisir keasaman dan mengembalikan unsur hara pada tanah.
“Ya, kita terus mensosialisasikan penggunaan pupuk organik kepada petani dalam memenuhi kebutuhan usaha bertaninya,” kata Kepala Distan Kabupaten Lebak, Rahmat, Jumat 30 Mei 2025.
Dia mengatakan, dengan mengandalkan pupuk non organik seperti yang selama ini terjadi, kondisi lahan tanam pada area persawahan menjadi terganggu, akibat banyaknya unsur kimia yang mengedap dalam tanah.
“Alhamdulilah, sebenarnya perkembangan petani menggunakan pupuk organik semakin meningkat. Dengan menggunaan pupuk organik lahan yang digarap petani akan menjadi baik sebab penggunaan pupuk organik ini dapat menetralisisir keasaman dan dapat mengembalikan unsur hara tanah,” ucapnya.
Dia menambahkan, hasil produksi panen petani padi Kabupaten Lebak mencapai 6,3 ton per hektare atau masih di atas rata-rata nasional yang 6,2 ton per hektare.
“Tentunya, kita berharap Kabupaten Lebak bisa berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional. Produksi padi sampai April mencapai 334.637 ton,” katanya.
Dia optimistis produksi padi petani padi di Kabupaten Lebak masih dapat ditingkatkan dengan beralih penggunaan pupuk dari non pupuk ke pupuk organik.
“Insya Allah dengan beralih ke pupuk organik ini hasil produksi bisa meningkat 7-8 ton per hektare,” tukasnya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aditya











