LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Lebih dari seratus orang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Banten, bahkan hingga Kediri dan Palembang, ikut serta dalam acara Jelajah Jejak Multatuli pada Minggu, 21 September 2025.
Acara ini membuktikan bahwa ide-ide Multatuli, penulis buku terkenal Max Havelaar, masih relevan dan menginspirasi banyak orang.
Ubaidillah Muctar, Kepala Museum Multatuli, menjelaskan bahwa acara ini adalah bagian dari Festival Seni Multatuli 2025.
Tujuannya adalah untuk mengenang dan melihat langsung tempat-tempat yang berhubungan dengan Multatuli di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
“Acara Jelajah Jejak Multatuli ini diadakan untuk mengenang dan melihat jejak-jejak Multatuli di Rangkasbitung,” kata Ubaidillah.
Para peserta diajak mengunjungi delapan tempat penting yang menyimpan sejarah zaman penjajahan Belanda dan sejarah lokal di Lebak, mulai dari rumah dinas bupati hingga Museum Multatuli.
Mereka bisa melihat langsung bangunan-bangunan bersejarah dan membayangkan bagaimana kehidupan di masa lalu.
Ginandar, Koordinator Jelajah Jejak Multatuli, menambahkan, acara ini tidak hanya sekadar jalan-jalan melihat sejarah, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, berbagi ilmu, dan merenungkan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan yang diperjuangkan oleh Multatuli.
Editor: Aas Arbi











