SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau Pos Pantau Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berlokasi di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada Kamis 11 Desember.
Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi terkini aktivitas vulkanologi GAK guna memastikan keamanan wisatawan yang belibur ke Anyar-Cinangka pada saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Najib mengungkapkan, berdasarkan hasil kunjungan tersebut, kondisi GAK saat ini masuk pada level II atau berstatus waspada. Ia mengatakan, status tersebut membuat wisatawan tidak boleh mendatangi GAK di radiasi 2 kilometer.
Kendati demikian, lanjut Najib, status tersebut bukan berarti wisatawan tidak boleh berkunjung ke pantai Anyar-Cinangka. Menurutnya kawasan Anyar-Cinangka justru aman dikunjungi karena radiusnya lebih dari 2 kilometer.
“Gunung anak Krakatau tidak ada erupsi yang dikeluarkan, jadi kawasan pantai Anyer Cinangka masih kondusif dan aman, serta nyaman bagi wisatawan silahkan berkunjung. Saya pastikan sekali lagi, pantai Anyer Cinangka aman untuk dikunjungi wisatawan,” katanya, Jumat 12 Desember 2025.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Krakatau Deny Mardiono. Menurutnya kondisi GAK statusnya level dua yaitu waspada yang artinya, wisatawan tidak boleh mendekat dengan radius dua Kilometer dari kawah aktifnya.
Artinya, di luar dari radius dua Kilometer tersebut, kondisinya aman sehingga wisatawan boleh mengunjungi pantai Anyer Cinangka.
“Yang tidak boleh itu mendekat ke GAK dengan radius dua Kilometer, selain dari itu boleh untuk berkunjung. Sehingga, masyarakat tidak perlu takut dan khawatir, kondisi pantai Anyer Cinangka dipastikan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia mengatakan, sejauh ini aktifitas GAK tidak ada erupsi yang dikeluarkan. Berdasarkan data dari pos Pantau, terakhir kali GAK mengalami erupsi pada Desember 2023 lalu.
Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengamatan perkembangan kondisi GAK. Untuk memberikan rasa aman, pihaknya akan secara rutin menyampaikan hasilnya melalui Media Sosial (Medsos).
“Kami akan terus pantau dan amati, perkembangan GAK serta akan kita sampaikan juga ke masyarakat melalui Medsos kami,” tegasnya.
Editor: Abdul Rozak











