SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Terduga pelaku pembunuhan terhadap anak dari politisi PKS, Maman Suherman akhirnya bisa ditangkap petugas kepolisian.
Pelaku dilakukan penangkapan saat akan beraksi menyatroni rumah di Jalan Ciwedus Gegunung, Gang Abdul Hamid III Link. Pabuaran, RT/RW 003/006, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Jumat 2 Januari 2026.
Rumah yang disatroni pelaku tersebut diketahui milik mantan anggota DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuri.
Pelaku yang ditangkap tersebut diketahui berinisial HA. Ia merupakan warga Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Saat proses penangkapan, pelaku sempat bersembunyi dibawah mobil.
Petugas Brimob Polda Banten yang diminta menangkap pelaku kemudian mendatangi lokasi. Saat berada di lokasi, petugas menodongkan senjata api ke arah pelaku. Tindakan tersebut dilakukan karena pelaku dikhawatirkan membawa senjata tajam dan dapat melukai petugas di lapangan.
Pelaku takut dengan petugas tersebut menyerah dan digotong ke mobil patroli. Selanjutnya, untuk menghindari massa pelaku dibawa ke Mapolres Cilegon untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengatakan, pelaku yang ditangkap tersebut merupakan pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan atau curat. Dalam menjalankan aksinya, pelaku kerap mengincar rumah mewah yang ditinggal pemiliknya atau dalam kondisi sepi.
“Spesialis curat, pencurian dengan pemberatan dengan sasaran rumah kosong. Sasarannya rumah bagus (mewah-red),” ujar Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Sabtu kemarin.
Penangkapan terduga pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Axle Herman Miller (9) tersebut dilakukan setelah aksinya dipergoki asisten rumah tangga Roisyudin. Pelaku yang panik karena diteriaki maling kabur dan sembunyi dibawah mobil. “Nanti disampaikan melalui rilis (kronologis lengkap-red),” kata Hengki.
Direktur Reskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan saat dikonfirmasi membenarkan pelaku yang diamankan tersebut merupakan pelaku pembunuhan yang terjadi di rumah mewah di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, pada Selasa 16 Desember 2025. “Iya bang (menyebut wartawan Radar Banten-red), alhamdulillah (sudah ditangkap pelaku-red),” ujarnya.
Terkait identitas pelaku yang sudah ditangkap, Dian masih enggan berkomentar. Ia juga masih enggan menjelaskan terkait motif pelaku yang tega menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) sebanyak 19 kali. “Nanti nunggu prescon (konferensi pers-red) resmi ya,” ujar alumnus Akpol 2001 ini.
Editor Daru











