PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID — Luapan Sungai Cilemer kembali merendam permukiman warga Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 10 Januari 2026, siang. Peristiwa ini menjadi banjir kedua yang melanda Desa Idaman sejak awal tahun 2026.
Sebelumnya, banjir juga terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026. Banjir pertama berlangsung selama tiga hari, sementara banjir kedua ini telah memasuki hari kedua hingga Minggu, 11 Januari 2026.
Perangkat Desa Idaman Endang Suhendar menyampaikan banjir kembali terjadi akibat luapan Sungai Cilemer yang tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah hulu.
“Air Sungai Cilemer meluap dan kembali merendam permukiman warga. Ini merupakan banjir kedua di awal tahun 2026,” kata Endang kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 11 Januari 2026.
Endang menjelaskan, banjir mulai merendam rumah warga sejak Sabtu siang. Hingga sore dan malam hari, ketinggian air terus mengalami kenaikan dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
“Hingga sekarang kondisi banjir belum surut,” ujarnya.
Ia menambahkan, banjir terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah hulu Sungai Cilemer, yang meliputi sebagian wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Selain itu, pendangkalan sungai akibat sedimentasi memperparah kondisi aliran air.
Meski demikian, hingga saat ini warga belum melakukan pengungsian dan masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi banjir.
“Kami berharap air segera surut agar warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Pemerintah desa bersama warga terus bersiaga dan memantau perkembangan debit air Sungai Cilemer untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











