TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, turun langsung menemui konstituennya dalam agenda Reses Masa Persidangan ke-II Tahun Sidang 2025-2026 di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menumpahkan berbagai keluhan terkait kondisi lingkungan mereka.
Yudi mengungkapkan bahwa dari sejumlah titik yang dikunjungi, aspirasi masyarakat masih berfokus pada dua isu krusial, yakni buruknya infrastruktur dan kendala di sektor pendidikan.
Kondisi ini diperparah dengan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tangerang Selatan belakangan ini. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banyak infrastruktur lingkungan mengalami kerusakan serta memicu banjir akibat sistem drainase yang buruk.
“Banyak aspirasi yang masuk, mulai dari kerusakan jalan, drainase yang mampet hingga menyebabkan banjir, serta berbagai kebutuhan di sektor pendidikan,” ujar Yudi Budi Wibowo saat ditemui pada Senin, 9 Februari 2026.
Sebagai Sekretaris DPC Gerindra Tangerang Selatan, Yudi menegaskan bahwa seluruh masukan dari warga tidak hanya sekadar dicatat, tetapi akan diperjuangkan secara formal melalui mekanisme di DPRD Provinsi Banten.
“InsyaAllah kami akan perjuangkan aspirasi dalam reses ini melalui mekanisme di DPRD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kami,” tegasnya.
Kehadiran pimpinan DPRD Banten ini disambut baik oleh masyarakat, salah satunya di wilayah Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong. Ketua RW setempat, Tatang Suhendra, menyampaikan apresiasinya atas kesediaan Yudi mendengar langsung jeritan warga di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Yudi. Harapan kami, apa yang sudah disampaikan warga ini bisa benar-benar ditindaklanjuti dan direalisasikan, terutama percepatan perbaikan infrastruktur lingkungan,” harap Tatang.
Warga Tangerang Selatan berharap hasil reses ini mampu mendorong peningkatan pelayanan publik dan perbaikan kualitas infrastruktur yang lebih merata di seluruh pelosok kota.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











