slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

PRIMA Soroti Rencana Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Ingatkan Dampak ke Industri Nasional

Nurandi by Nurandi
24-02-2026 21:19:48
in Berita Utama, Kota Serang
PRIMA Soroti Rencana Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Ingatkan Dampak ke Industri Nasional

Bendahara Umum Partai PRIMA, Achmad Herwandi

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menuai sorotan.

Kebijakan dengan nilai proyek diperkirakan mencapai Rp24,66 triliun itu dinilai bukan sekadar pengadaan kendaraan operasional, tetapi juga menyangkut arah kebijakan industri nasional.

Baca Juga :

Dekopin Banten Kawal Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa

Ratusan Koperasi Desa di Kabupaten Belum Miliki Lahan, 27 KDMP Siap Beroperasi

Mendes Ajak Kepala Sekolah di Kabupaten Serang Sukseskan Program KDMP dan MBG

Kritik Usulan Gaji Guru Rp5 Juta, PRIMA Ingatkan Risiko Ekspektasi Semu

Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menilai rencana impor pikap tersebut menjadi pertaruhan strategis: apakah belanja negara akan memperkuat produksi dalam negeri atau justru meningkatkan ketergantungan terhadap produk impor.

Bendahara Umum PRIMA, Ahmad Herwandi, mengatakan partainya mendukung penuh penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen distribusi logistik dan pangan di tingkat desa.

Namun, ia mengingatkan agar kebijakan pengadaan kendaraan tetap selaras dengan strategi industrialisasi nasional.

“Kami mendukung penguatan koperasi desa sebagai alat distribusi dan penggerak ekonomi rakyat. Tetapi belanja negara sebesar Rp24 triliun lebih ini harus dilihat secara strategis. Jangan sampai niat memperkuat desa justru melemahkan industri nasional,” ujar Herwandi, Selasa 24 Februari 2026.

Mengacu pada data Kementerian Perindustrian, kapasitas produksi kendaraan nasional disebut mencapai sekitar satu juta unit per tahun, termasuk kendaraan niaga ringan seperti pikap.

Kebutuhan 105.000 unit untuk program koperasi desa hanya sekitar 10 persen dari total kapasitas tersebut.

Herwandi menilai angka tersebut menunjukkan industri otomotif nasional sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan program tanpa harus bergantung pada impor utuh.

Ia memperkirakan, apabila pengadaan dilakukan melalui produksi lokal, potensi dampak ekonomi yang tercipta bisa mencapai sekitar Rp27 triliun melalui efek berganda pada industri komponen, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan rantai pasok manufaktur.

“Kalau kapasitas nasional satu juta unit per tahun, maka kebutuhan 105 ribu unit sangat mungkin diproduksi di dalam negeri. Ini bukan sekadar soal teknis pengadaan, tapi soal keberpihakan pada ekosistem industri kita sendiri,” katanya.

PRIMA juga menyoroti rencana impor dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) dari produsen India seperti Mahindra & Mahindra dan Tata Motors.

Menurut Herwandi, skema impor CBU berpotensi mengalihkan sebagian besar nilai tambah ke luar negeri.

Padahal, industri otomotif nasional selama ini ditopang ratusan perusahaan komponen dan ribuan tenaga kerja dari sektor baja, plastik, karet, kelistrikan, hingga logistik.

Jika pengadaan dilakukan secara impor utuh, peluang peningkatan kandungan lokal, penciptaan lapangan kerja, serta transfer teknologi dinilai menjadi terbatas.

Ia mengingatkan, tanpa konsistensi kebijakan, Indonesia berisiko hanya menjadi pasar konsumsi, bukan basis produksi regional.

“Belanja negara seharusnya menjadi alat ungkit. Kalau kita impor dalam bentuk utuh, nilai tambahnya lebih banyak dinikmati negara lain. Padahal kita punya basis industri yang cukup kuat,” tegasnya.

Selain aspek industri, PRIMA menyoroti potensi persoalan layanan purna jual. Kendaraan operasional koperasi desa akan digunakan di berbagai wilayah dengan kondisi geografis beragam, termasuk daerah terpencil.

Impor utuh tanpa basis produksi atau perakitan kuat di dalam negeri dinilai berisiko menimbulkan keterbatasan jaringan bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, hingga potensi tingginya biaya perawatan akibat fluktuasi nilai tukar.

“Kalau suku cadang harus menunggu impor, koperasi bisa terganggu operasionalnya. Ini bukan sekadar beli mobil, tapi soal menjamin keberlanjutan distribusi logistik desa,” ujarnya.

Sebaliknya, jika pengadaan dilakukan melalui skema produksi atau perakitan dalam negeri (CKD/IKD), jaringan layanan purna jual, pelatihan teknisi lokal, hingga distribusi suku cadang dinilai dapat berkembang di daerah.

Pihaknya pun memberikan sejumlah rekomendasi terkait impor 105 rbu pikap untuk Kopdes Merah Putih, meliputi: utamakan produksi dalam negeri sepanjang kapasitas tersedia, mendorong skema perakitan lokal jika kerja sama dengan produsen asing tetap dilakukan, menerapkan kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara progresif.

Selanjutnya, memastikan pembangunan jaringan layanan purna jual nasional sebelum pengadaan dilakukan, mengintegrasikan program koperasi desa dengan strategi industrialisasi nasional.

Herwandi menegaskan, penguatan ekonomi desa dan penguatan industri nasional bukan agenda yang saling bertentangan.

Ia menyebut, belanja publik dalam jumlah besar harus menjadi katalis industrialisasi sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi.

“Desa harus kuat, industri juga harus kuat. Keduanya harus berjalan beriringan sebagai strategi kedaulatan ekonomi bangsa,” katanya.

Reporter: Nahrul Muhilmi

Editor: Agung S Pambudi

Tags: Achmad Herwandiimpor pikapkoperasi desa merah putihPrimaPT Agrinas Pangan Nusantara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kemenag Mulai Siapkan 6.859 Masjid Jadi Tempat Transit Pemudik 2026

Next Post

70 Persen Sungai di Indonesia Tercemar, Pemerintah Siapkan Strategi ‘Warung Jamu’

Related Posts

Dekopin Banten Kawal Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita Utama

Dekopin Banten Kawal Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa

by Yusuf Permana
Jumat, 29 Mei 2026 17:48

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Banten menyatakan kesiapan mengawal penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai...

Read moreDetails

Ratusan Koperasi Desa di Kabupaten Belum Miliki Lahan, 27 KDMP Siap Beroperasi

Mendes Ajak Kepala Sekolah di Kabupaten Serang Sukseskan Program KDMP dan MBG

Kritik Usulan Gaji Guru Rp5 Juta, PRIMA Ingatkan Risiko Ekspektasi Semu

Bendahara Partai PRIMA: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Butuh Persatuan

704 Koperasi Desa Merah Putih di Banten Belum Miliki Lahan

Percepat Ekonomi Desa, Pembangunan 195 Gerai KDMP di Lebak Tembus 50 Persen

ASN dan PPPK Banten Diimbau Daftar Anggota Koperasi Desa Merah Putih

Koperasi Merah Putih Percontohan, Beri Kemudahan Pelaku UMKM Dapat Harga Barang Murah

Gerai Kopdes Merah Putih Desa Silebu Dibangun BUMN

Next Post
70 Persen Sungai di Indonesia Tercemar, Pemerintah Siapkan Strategi ‘Warung Jamu’

70 Persen Sungai di Indonesia Tercemar, Pemerintah Siapkan Strategi 'Warung Jamu'

Pemkab Pandeglang Tak Larang Sahur On The Road Selama Ramadan, Asal Tak Langgar Aturan

Pemkab Pandeglang Tak Larang Sahur On The Road Selama Ramadan, Asal Tak Langgar Aturan

Harga Pangan di Lebak–Pandeglang Terkendali, Bulog Pastikan Stabilitas Selama Ramadan

Harga Pangan di Lebak–Pandeglang Terkendali, Bulog Pastikan Stabilitas Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 18:48

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 18:19

Disperindag dan Krakatau Steel Kunjungi PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri UMKM di Cilegon

Rabu, 3 Juni 2026 18:18

Kecamatan Tigaraksa Tangerang Gelar Penguatan Posbakum di 12 Desa dan 2 Kelurahan

Rabu, 3 Juni 2026 18:16

Kepala Kantah Tangsel Larang Keras Pungutan Liar dalam Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 18:15

DPRD Banten Mulai Bahas Perda Anti Bullying

Rabu, 3 Juni 2026 18:14

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 18:48

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 18:19

Disperindag dan Krakatau Steel Kunjungi PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri UMKM di Cilegon

Rabu, 3 Juni 2026 18:18

Kecamatan Tigaraksa Tangerang Gelar Penguatan Posbakum di 12 Desa dan 2 Kelurahan

Rabu, 3 Juni 2026 18:16

Kepala Kantah Tangsel Larang Keras Pungutan Liar dalam Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 18:15

DPRD Banten Mulai Bahas Perda Anti Bullying

Rabu, 3 Juni 2026 18:14

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 3 Juni 2026 18:48

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Serang akan segera melauching layanan digital untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Nantinya ada aplikasi...

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

by Nurandi
Rabu, 3 Juni 2026 18:19

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aplikasi transportasi online dan ekosistem digital karya anak bangsa, JAM Street, terus memperkuat eksistensinya di Provinsi Banten....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak