PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – , Menu sajian program Makan Bergizi Gratis diterima oleh Siswa SDN Cikadu 1, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang membuat ngeri dan jijik karena berbelatung.
Belatung dalam menu sajian program MBG SDN Cikadu 1 cukup banyak dan ukurannya besar-besar.
Belatung dalam menu sajian MBG SDN Cikadu 1 viral di media sosial karena memang ukurannya besar sehingga terlihat jelas belatung tersaji dalam omprengan tidak hanya satu tapi banyak.
Pembina Kesatuan Komando Pembela Merah Putih Kabupaten Pandeglang, Jakani Junaedi sangat miris dengan program MBG seharusnya siswa menerima sajian sehat tapi malahan sebaliknya.
“Membuat ngeri dan sangat jijik karena makanan dalam ompreng MBG banyak belatungnya. Besar-besar lagi,” katanya, Sabtu, 4 April 2026.
Belatung nampak dalam telor balado dan menu lainnya. Dengan kondisi masih hidup.
“Bisa lompat ke sana-ke mari. Membuat belatung berserakan dalam ompreng makanan,” katanya.
Junaedi secara tegas, meminta kepada pihak terkait dan BGN agar menindak tegas Dapur SPPG atau Dapur MBG yang menyuplai MBG kepada siswa SDN Cikadu 1.
“Panggil kepala dapur dan bagian ahli gizinya. Untuk memintai pertanggungjawaban mereka kenapa kok makanan banyak belatung dan masih hidup lagi,” katanya.
Kejadian itu, diungkapkan Junaedi merupakan, sebuah kelalaian dapur karena lemah dalam melakukan pengawasan.
“Mereka harus diberi sanksi tegas. Dan harusnya mengganti biaya atau uang negara sudah dikeluarkan karena tidak dapat mengelola dengan baik,” katanya.
Junaedi berharap, sanksi tegas kepada pihak dapur agar tidak semena-mena mengelola uang negara dari hasil pajak rakyat. Setiap dapur tak dapat menyajikan MBG dengan baik maka sanksi tegas.
“Bisa berupa tak diberikan gaji dan pemecatan dan sanksi hukum. Untuk memberikan efek jera,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan











