LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menargetkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) rampung tahun ini. Sehingga, 221 warga Cigobang, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, yang menjadi korban banjir bandang pada 2020 dapat menempatinya dan memulai kembali menata kehidupan mereka dengan lebih baik.
Selama hampir enam tahun ini, ratusan korban banjir bandang itu tinggal di hunian sementara yang dibangun pemerintah daerah.
“Ya, kemarin Senin, 27 April 2026, Dinas Perkim, Dinas PUPR Lebak, bersama tim ahli dari Kemeterian Perumahan dan Kawasan Pemukiman meninjau langsung progres pematangan lahan yang akan diperuntukkan bagi pembangunan Huntap Cigobang, Lebakgedong. Tinggal sedikit lagi pengerjaannya selesai,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno, Selasa, 28 April 2026.
Ia mengatakan, peninjauan dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Lebak untuk mempercepat realisasi pembangunan Huntap bagi korban banjir yang hingga kini masih menempati hunian sementara.
“Pembangunan Huntap ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Kami ingin memastikan seluruh tahapan, mulai dari pematangan lahan hingga pembangunan fisik rumah, berjalan sesuai perencanaan agar masyarakat bisa segera menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman,” ujar Iwan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna mengakselerasi proses pembangunan.
Selain aspek teknis, pemerintah juga menaruh perhatian pada kelengkapan administrasi dan legalitas lahan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kami bersama tim ahli dari Kementerian PKP, ibu Mardiana yang juga tenaga ahli di IKN. Kita duduk bareng dan menyamakan persepsi soal pembangunan Huntap ini. Untuk pematangan lahan tinggal sedikit lagi. Insya Allah, kami optimis tahun ini sudah selesai dibangun dan sudah bisa ditempati warga,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











