LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan mengajukan usulan perbaikan Jembatan Gantung Cilangkap yang ambruk kepada Pemerintah Provinsi Banten.
Langkah ini ditempuh lantaran keterbatasan anggaran daerah untuk penanganan infrastruktur tersebut. Jembatan gantung yang berada di Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam, ambruk pada Rabu 21 Januari 2026.
Insiden itu mengakibatkan lima orang siswa SMP Negeri 2 Wanasalam mengalami luka saat melintas menuju sekolah.
Ambruknya jembatan sepanjang sekitar 50 meter itu sempat memicu kepanikan warga. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung dua desa di dua kecamatan sekaligus jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan pelajar.
Plt Kepala DPUPR Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriandi, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung lokasi kejadian. DPUPR bersama tim perencana melakukan survei lapangan untuk menyiapkan langkah penanganan terhadap jembatan yang rusak.
Menurut Dade, kondisi jembatan saat ini sudah tidak memungkinkan untuk dilalui. Demi keselamatan masyarakat, akses jembatan harus ditutup sementara hingga ada penanganan lanjutan dari pihak terkait.
“Untuk pembangunannya, kami akan mencoba mengusulkan bantuan ke Pemerintah Provinsi Banten, karena di APBD Lebak tahun 2026 belum ada alokasi anggaran untuk perbaikan maupun pembangunan jembatan,” kata Dade saat dihubungi melalui telepon, Jumat 23 Januari 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa para pelajar. Ia meminta agar penanganan terhadap korban dilakukan dengan cepat dan maksimal.
“Kita turut sedih dan prihatin atas peristiwa tersebut. Agar camat dan Kepala Puskesmas Wanasalam segera menangani siswa-siswa yang terkena musibah tersebut,” ujar Amir Hamzah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah lanjutan terkait kondisi jembatan. “Untuk penanganan jembatan tersebut, kami secepatnya akan memanggil BPBD, PUPR, dan Camat agar mengambil langkah yang akan ditempuh di lapangan,” tegasnya.
Editor Daru











